Ciptakan Peluang Usaha Mandiri, Diskoperindag Berau Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Warga Tanjung Redeb

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:41 WIB
TINGKATKAN KEMAMPUAN: Diskoperindag Berau melaksanakan pelatihan menjahit yang diikuti puluhan pelaku penjahit di Tanjung Redeb. (SENO/BP)
TINGKATKAN KEMAMPUAN: Diskoperindag Berau melaksanakan pelatihan menjahit yang diikuti puluhan pelaku penjahit di Tanjung Redeb. (SENO/BP)

BERAU POST – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 Agustus. 

Pelatihan tersebut diikuti 20 peserta yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Tanjung Redeb. Program ini menyasar masyarakat yang belum memiliki pengalaman menjahit, sehingga materi yang diberikan difokuskan pada penguasaan teknik dasar sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri di kemudian hari.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, agar memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha maupun menambah penghasilan keluarga.

“Pelatihan ini kami harapkan menjadi bekal untuk membuka peluang usaha,” ujarnya saat membuka kegiatan, Sabtu (1/8).

Menurut Eva, keterampilan menjahit masih memiliki prospek yang baik karena kebutuhan terhadap jasa maupun produk konveksi terus ada di tengah masyarakat.

Karena itu, kemampuan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif usaha yang mampu memberikan penghasilan secara berkelanjutan apabila ditekuni dengan serius.

“Menjahit merupakan keterampilan yang selalu dibutuhkan,” katanya.

Ia menjelaskan, pelatihan tingkat dasar sengaja dirancang bagi peserta yang benar-benar baru mengenal dunia menjahit. 

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta akan mempelajari berbagai materi secara bertahap, mulai dari pengenalan alat dan mesin jahit, teknik dasar, hingga praktik menghasilkan jahitan yang rapi dan sesuai standar.

Dengan pendekatan tersebut, seluruh peserta diharapkan mampu memahami proses menjahit dari tahap paling dasar sebelum mengembangkan kemampuan ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain memberikan keterampilan teknis, Diskoperindag juga ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan peserta.

Eva berharap setelah pelatihan selesai, para peserta tidak hanya memiliki kemampuan menjahit, tetapi juga berani memulai usaha sendiri dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.

“Kami ingin menumbuhkan semangat berwirausaha dan kreativitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produk yang dihasilkan nantinya diharapkan memiliki kualitas yang baik sehingga mampu bersaing di pasaran.

Menurutnya, kemampuan menghasilkan produk yang berkualitas menjadi salah satu kunci agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan bertahan.

Eva juga mengingatkan seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan aktif mengikuti setiap materi yang diberikan instruktur. “Serap ilmu sebanyak mungkin dari para instruktur,” pesannya.(sen/arp) 

 

Editor : Nurismi
pelatihan menjahit Diskoperindag Berau