BERAU POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong pelaku usaha dan perajin lokal agar mampu memperluas pemasaran produk hingga ke tingkat nasional.
Salah satu upaya yang dilakukan melalui fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran dan expo, sehingga produk unggulan daerah dapat dikenal lebih luas oleh calon konsumen maupun pelaku usaha dari berbagai daerah.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen membuka peluang pasar seluas-luasnya bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta produk kerajinan daerah.
Pameran menjadi salah satu ruang yang cukup efektif untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.
Terlebih, pengunjung expo tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat umum, tetapi juga dihadiri pemerhati seni, pelaku usaha, hingga calon mitra yang memiliki jaringan pemasaran lebih besar.
“Kami fasilitasi seperti ini untuk memperkenalkan produk mereka ke tingkat nasional melalui event-event expo. Tentu seluruh OPD terkait wajib ikut men-support,” ujar Eva.
Fasilitasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menguji respons pasar terhadap produk yang mereka hasilkan. Sebab, dari setiap pameran yang diikuti, ada beberapa produk yang laris manis diserbu pengunjung.
Dalam waktu dekat pihaknya kembali akan mengikuti kegiatan expo bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau. Sejumlah produk khas daerah akan dibawa untuk diperkenalkan kepada pengunjung.
Berdasarkan pengalaman mengikuti pameran sebelumnya, produk makanan menjadi salah satu yang paling cepat habis. Bahkan, sebagian produk yang dibawa kerap habis sejak hari pertama buka.
“Biasanya produk yang kami bawa habis, terutama produk makanan. Yang laris biasanya abon ikan dan kalampuri,” ungkapnya.
Adapun salah satu strategi yang dilakukan untuk menarik minat pengunjung adalah menyediakan sampel makanan. Pengunjung diberi kesempatan mencicipi produk khas Berau.
Alhasil cara tersebut cukup efektif. Setelah mencicipi, tidak sedikit pengunjung yang kemudian tertarik untuk membeli.
“Makanan yang gurih-gurih atau asin lebih laku dibanding produk yang manis. Jadi produk yang memang punya potensi untuk laku lebih banyak itu yang kita bawa stoknya lebih banyak,” jelasnya.
Expo yang ada tentunya juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha Berau untuk memperoleh pengalaman dan melihat perkembangan pasar di luar daerah.
Terlebih banyak respons positif yang terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir di berbagai pameran. Mereka tidak hanya datang untuk melihat atau membeli produk, tetapi ada pula pelaku usaha atau pemerhati seni yang bisa membuka peluang kerja sama baru dengan Kabupaten Berau.
“Produk yang kita bawa lumayan banyak yang laku. Responnya positif dari pengunjung, karena pengunjungnya bukan hanya masyarakat biasa. Ada banyak pemerhati seni dan pelaku usaha,” katanya.(aja/adv/arp)
Editor : Nurismi