Bantu Padamkan Api Lahan Warga, Perusahaan Sawit di Kelay Tuai Apresiasi Positif

BERAU POST - Dalam sidak yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan Berau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Koramil dan Polsek Kelay, PT Yudha Wahana Abadi (YWA), PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA), dan PT General Aura Semari (GAS) member of PT Triputra Agro Persada Tbk, mendapatkan apresiasi luar biasa.
Pasalnya mereka menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur pemadaman kebakaran yang dibangun perusahaan tidak hanya melindungi area konsesi, tetapi juga menjadi andalan saat api muncul di lahan milik warga sekitar
Sekretaris Dinas Perkebunan Berau Mansur Tanca, yang turut mengikuti patroli gabungan turut mengapresiasi kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi risiko kebakaran.
Menurutnya ketiga perusahaan telah memiliki infrastruktur maupun SDM yang mumpuni dalam menghadapi risiko Karhutla.
“Telah kita pantau bersama tadi embung, menara api yang kita lihat memang telah sesuai standar dari peraturan pemerintah terkait pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla. Ini perlu diapreasi, dan semoga alat serta personil bisa bekerja dengan baik dalam menanggulangi Karhutla,” ungkapnya.
Ia menilai, standar yang diberikan perusahaan dalam membantu pemerintah sudah sangat baik dalam menjaga dan memadamkan karhutla yang terjadi.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Hermansyah. Ia mengucap terima kasih kepada perusahaan yang dalam beberapa waktu terakhir turut membantu pemadaman api di luar area perusahaan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan patroli ini, dan kontribusi perusahaan dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan khususnya di area Kecamatan Kelay,” ujarnya.
“Apalagi sebulan terakhir hotspot di Berau paling tinggi ada di Desa Merapun, Kelay, sehingga apa yang dilakukan perusahaan ini sangat positif untuk Kecamatan Kelay,” tambahnya Hermansyah.
Ketika Api Menjalar ke Lahan Warga
Manfaat kesiapsiagaan tersebut dirasakan langsung oleh Herman, warga Desa Merapun, Kecamatan Kelay. Lahan miliknya yang berada di luar HGU perusahaan sempat terbakar setelah api dari lahan di sekitarnya menjalar.
Herman kemudian menghubungi PT YWA untuk meminta bantuan. Tak lama kemudian, tim pemadam perusahaan datang ke lokasi dan berhasil dipadamkan dengan bantuan Satgas Karhutla perusahaan.



