Ungkap Tabir Kecelakaan Maut Aki Balak, Satlantas Polres Tarakan Buru Rekaman CCTV di Sepanjang Ruas Jalan

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 08:40 WIB
DIAMANKAN: Kendaraan roda enam yang diduga menabrak korban kecelakaan diamankan di Mako Polres Tarakan, Senin (6/4). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
DIAMANKAN: Kendaraan roda enam yang diduga menabrak korban kecelakaan diamankan di Mako Polres Tarakan, Senin (6/4). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Upaya mengungkap tabir kecelakaan maut di Jalan Aki Balak, Tarakan Barat, kini bertumpu pada rekaman kamera pengawas. 

Polisi memburu CCTV dari berbagai titik untuk memastikan secara pasti kronologi kejadian yang menewaskan seorang pria berinisial S.

Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan terus mengintensifkan pengumpulan alat bukti, khususnya rekaman CCTV di sepanjang ruas jalan sekitar lokasi kejadian. 

Langkah ini dinilai penting untuk merekonstruksi peristiwa secara utuh, mulai dari sebelum hingga setelah kecelakaan terjadi.

Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Pradana mengatakan, tidak hanya mengandalkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Tetapi juga menelusuri rekaman dari sejumlah kamera pengawas.

“Bukan hanya dari sketsa di TKP, tetapi juga dari CCTV di sepanjang jalan. Dari situ kita harapkan bisa mengetahui secara jelas bagaimana kejadian itu berlangsung,” ujarnya, Senin (6/4).

Saat ini, polisi masih melakukan pendataan terhadap titik-titik CCTV yang berpotensi merekam peristiwa tersebut. Baik yang mengarah langsung ke lokasi maupun di jalur sebelum dan sesudah titik tabrakan.

“Kalau semua CCTV bisa kita kumpulkan, kita optimistis urutan kejadian bisa terungkap secara utuh,” ungkapnya.

Di sisi lain, sopir mobil barang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masih diamankan di Makosatlantas Polres Tarakan untuk menjalani pemeriksaan.

Kondisinya sempat syok pada hari pertama, namun kini telah memberikan keterangan kepada penyidik.

Dari hasil pemeriksaan awal, sopir mengaku tidak menyadari telah terjadi tabrakan. Ia baru mengetahui kejadian setelah mendengar benturan dari bagian belakang kendaraan.

“Dia mendengar bunyi benturan, lalu melihat di spion sudah ada motor jatuh dan korban tergeletak. Setelah itu langsung berhenti,” jelas Ardi.

Polisi memastikan tidak ada upaya melarikan diri dari sopir usai kejadian. Yang bersangkutan langsung diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keterangan para saksi masih terus didalami untuk memperkuat konstruksi perkara.

Dalam waktu dekat, Satlantas Polres Tarakan juga akan menggelar perkara untuk menentukan peningkatan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

“Rencananya kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini bisa naik ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih terus melengkapi alat bukti guna mengungkap secara terang peristiwa kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda enam tersebut. (sas/uno)

Editor : Nurismi
terlindas dump truck polres tarakan kecelakaan maut