BERAU POST - Meski begitu, persaingan di papan atas masih sangat ketat. Veda masih berada di bawah Maximo Quiles yang memimpin klasemen dengan 90 poin, diikuti Alvaro Carpe (53), Adrian Fernandez (49), Valentin Perrone (47), dan Marco Morelli (45).
Selisih poin memang cukup jauh dari pemuncak klasemen. Namun, dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk terus merangsek naik masih sangat terbuka lebar.
Konsistensi akan menjadi kunci utama jika ingin terus bersaing di papan atas. Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, Veda Ega punya modal besar untuk mencetak sejarah di Moto3.
Seri berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi para pembalap. Moto3 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 10 Mei mendatang.
Lintasan Le Mans dikenal memiliki karakter teknis yang menuntut konsentrasi tinggi dari para pembalap. Hal ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Veda untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Jika mampu menjaga momentum seperti di Spanyol, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama kembali mencatatkan hasil impresif. Bahkan, peluang naik podium bisa saja menjadi kenyataan dalam waktu dekat.
Perjalanan musim ini masih panjang dan penuh kejutan. Namun satu hal yang pasti, nama Veda Ega kini semakin diperhitungkan di kancah balap dunia.
Editor : Nurismi