BERAU POST - Timnas Indonesia U-17 harus takluk dari Malaysia U-17 di Grup A Piala AFF U-17. Laga yang berakhir dengan skor tipis 0-1 tersebut dimainkan di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (16/4).
Garuda Muda sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Namun, Malaysia yang berhasil unggul pada menit ke-32 melalui gol dari Fareez Danial.
Di babak kedua, berbagai upaya menyamakan kedudukan dilakukan Timnas Indonesia U-17. Salah satunya usaha tendangan keras yang dilakukan Girly Andrade pada menit ke-85.
Usaha tersebut masih gagal dan Timnas Indonesia U-17 tetap tidak bisa memenangkan laga.
Ada tiga fakta menarik dari kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17. Apa saja fakta-fakta tersebut? Baca terus artikel ini.
1. Kekalahan ketiga Kurniawan Dwi Yulianto
Kekalahan dari Malaysia U-17 menjadi kekalahan perdana Timnas Indonesia U-17 Di Piala AFF U-17. Namun bagi pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto, itu menjadi kekalahan ketiganya.
Melansir Transfermarkt, Timnas Indonesia U-17 sempat menjalani laga persahabatan melawan Korea Selatan U-17 dan India U-17 sebelum Piala AFF U-17. Di dua laga tersebut, Kurniawan Dwi Yulianto harus meraih kekalahan.
2. Kembali tidak bisa mencetak gol
Kesulitan mencetak gol masih menjadi penyakit kambuhan Timnas Indonesia U-17. Meski sempat mencetak empat gol ke gawang Timor Leste U-17, Garuda Muda malah kesulitan membobol gawang Malaysia U-17.
Ketidakmampuan mencetak gol sebenarnya pernah terjadi saat laga persahabatan melawan Korea Selatan U-17 dan India U-17. Saat itu, Timnas Indonesia U-17 tidak mampu mencetak gol di dua laga tersebut.
3. Kebobolan satu gol di Piala AFF U-17
Timnas Indonesia U-17 baru kebobolan satu gol di Piala AFF U-17. Sebelumnya, mereka mampu menorehkan clean sheet menghadapi Timor Leste U-17.
Itu tadi tiga fakta menarik dari kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17. Melawan Vietnam U-17 pada 19 April akan menjadi laga penentuan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17.
Editor : Nurismi