Intrusi Air Laut Ancam Pasokan Bersih, Operasional IPA Gurimbang Berau Berangsur Normal

BERAU POST – Ancaman terhadap pasokan air bersih di Berau mulai terlihat seiring berlangsungnya musim kering.
Debit air tawar yang melemah disebut-sebut membuat air laut bergerak masuk ke badan sungai dan mencapai kawasan pengambilan air baku, salah satunya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, Kecamatan Sambaliung.
Kondisi ini memaksa Perumda Air Minum Batiwakkal melakukan pengawasan terhadap kualitas air baku, untuk memastikan air yang masuk ke sistem pengolahan tetap memenuhi ketentuan sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, telah melakukan pemeriksaan langsung untuk melihat perkembangan kualitas air, sekaligus memastikan perusahaan daerah tersebut tetap mampu menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengatakan, sejumlah indikator kualitas air menjadi perhatian. Pemeriksaan dilakukan secara rutin lantaran perubahan kadar garam di sungai dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama ketika pasang dan suplai air tawar dari hulu menurun.
Salah satu parameter yang menjadi acuan adalah Total Dissolved Solids (TDS). Adapun kadar TDS air baku di kawasan Gurimbang sempat menyentuh kisaran 1.700 ppm. Tingginya angka tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh air laut yang masuk ke aliran sungai.
Situasi itu sebelumnya berdampak langsung terhadap pola pengoperasian IPA Gurimbang. Instalasi yang biasanya berjalan sepanjang hari, terpaksa mengurangi waktu produksi menjadi sekitar 12 jam. Sebagai langkah pengamanan ketika kualitas sumber air baku belum memungkinkan untuk diolah secara normal.
“Namun, hasil pemantauan terakhir menunjukkan kondisi mulai membaik. Kadar air asin yang sebelumnya meningkat kini menurun, sehingga pengoperasian IPA Gurimbang dapat kembali dilakukan selama 24 jam,” jelas Gamalis kemarin (6/9).
Selain itu, pemantauan kadar TDS akan dilakukan setiap jam, untuk mengetahui perubahan kondisi air. Agar perusahaan bisa segera menyesuaikan operasional jika kondisi air kembali berubah.
Pihaknya tetap mengutamakan keamanan dan kelayakan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.



