Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Membentuk SDM Unggul dan Berdaya Saing, 45 Operator Magang Dilatih Bintalsik di Kodim dan Yon Armed

Beraupost • Senin, 10 November 2025 | 21:27 WIB
PELATIHAN: Para peserta pelatihan Bintalsik berfoto bersama. (PAMA UNTUK BERAU POST)
PELATIHAN: Para peserta pelatihan Bintalsik berfoto bersama. (PAMA UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Dalam membentuk karakter para operator magang di PT Pamapersada Nusantara, pihak perusahaan menggandeng Kodim 0902/Bru dan Yonarmed 18/Buritkang, melaksanakan bimbingan mental dan fisik (Bintalsik).

Kepala Bagian (Kabag) Corporate Social Responsibility (CSR) Berau Cluster, Faizal Imron menegaskan, kegiatan terbagi di dua tempat.

22 peserta dilatih di Kodim dan 23 perserta berada di Yon Armed. Tujuan kegiatan ini dikatakannya, selama 10 bulan para peserta terus mendapatkan pelatihan.

“Alhamdulillah semuanya anak-anak muda Berau,” ujarnya.

Tahap Awal Pembentukan Karakter dan Disiplin

Kegiatan Bintalsik ini berfungsi sebagai tahap awal pendidikan yang krusial sebelum para peserta memasuki pelatihan teknis di kelas dan lapangan.

Berkolaborasi dengan jajaran TNI, Pama bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar yang sangat dibutuhkan di dunia kerja, terutama di industri pertambangan yang sarat dengan risiko dan membutuhkan kedisiplinan tinggi.

​Komitmen Pama pada Pemberdayaan Lokal

Dilanjutkan Faizal Imron, memberikan penekanan khusus terkait latar belakang peserta Bintalsik kali ini.

“Ini adalah komitmen nyata Pama dalam memberdayakan masyarakat sekitar area operasional kami,” tuturnya.

“Dengan pelatihan Bintalsik, kami memastikan mereka tidak hanya memiliki skill operasional yang mumpuni, tetapi juga mental baja dan kedisiplinan tinggi, yang dibentuk langsung oleh TNI," jelas Faizal Imron.

Ia menambahkan, materi yang diberikan kepada para peserta yakni pembinaan fisik, yakni latihan fisik yang keras dan terukur untuk membangun daya tahan, stamina, dan ketangkasan para operator.

Kemudian, pembinaan mental, dalam artian pelatihan kedisiplinan, etos kerja, rasa tanggung jawab, serta semangat bela negara.

“Teamwork dan solidaritas juga perlu,” tambahnya.

Pembelajaran kerja sama tim, kepemimpinan, dan solusi masalah melalui kegiatan lapangan. Etika dan sikap (attitude), hal ini sebagai pembentukan mental yang patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan instruksi.

Kemudian, setelah menyelesaikan Bintalsik yang intensif selama kurang lebih tiga minggu, 45 peserta Operator Magang ini akan melanjutkan program pendidikan dan pelatihan mereka.

Tahap selanjutnya adalah program kelas dan lapangan yang akan berlangsung selama 10 bulan di area kerja masing-masing.

Selama periode ini, mereka akan dibekali dengan pengetahuan teknis mendalam dan keterampilan praktikal untuk mengoperasikan alat berat, yang merupakan inti dari profesi Operator di Pama.

Program magang yang komprehensif ini merupakan bukti nyata komitmen Pama dalam memberdayakan tenaga kerja lokal Berau.

Sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM daerah agar siap bersaing di sektor industri.

Diharapkan, lulusan program ini akan menjadi tenaga kerja yang handal, profesional, dan berkontribusi optimal bagi kemajuan perusahaan dan daerah. (hmd)

Editor : Nurismi
#pelatihan #membentuk karakter #PT PAMA