Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Butuh Penanganan yang Serius Jalan Curam dan Berkelok Gunung Kasiran Dikeluhkan

B
Penulis: Beraupost❯
SILIH BERGANTI: Kendaraan yang melintas di kawasan Gunung Kasiran terpaksa silih berganti antarpengemudi pada titik-titik jalan yang curam dan berkelok agar lebih aman saat melintasinya.  (SENO/BP)
SILIH BERGANTI: Kendaraan yang melintas di kawasan Gunung Kasiran terpaksa silih berganti antarpengemudi pada titik-titik jalan yang curam dan berkelok agar lebih aman saat melintasinya.  (SENO/BP)

Advertisement

 

BERAU POST – Keluhan terhadap kondisi Jalan Poros Tanjung Redeb-Talisayan kembali mencuat. Ruas yang melintasi kawasan Gunung Kasiran, Kecamatan Sambaliung, dinilai membahayakan pengendara karena kontur jalan yang curam, berkelok, serta dipenuhi lubang besar.

Sejumlah warga dan pengendara yang kerap melintas mengaku waswas setiap kali melewati jalur tersebut, terutama saat membawa muatan berat. Selain tanjakan dan turunan ekstrem, kondisi permukaan jalan yang tidak rata memperbesar risiko kecelakaan.

Advertisement

Salah satu pengendara pick up, Daman, mengatakan dirinya hampir setiap hari melintasi jalur tersebut untuk mengangkut kebutuhan pertanian ke sejumlah wilayah. Ia menilai kondisi jalan di Gunung Kasiran memang membutuhkan perhatian serius.

“Kontur jalannya curam dan banyak lubang besar, jadi harus benar-benar hati-hati apalagi bawa muatan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, belum lama ini terjadi insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan dari arah Tanjung Redeb menuju Kampung Suaran. Truk tersebut terguling diduga akibat kombinasi beban berat, jalan miring, serta kondisi permukaan yang rusak.

Advertisement

“Karena jalan curam, muatan berat dan miring, akhirnya truk itu rebah,” jelasnya.

Menurut Daman, kondisi ini bukan hanya membahayakan pengendara besar, tetapi juga kendaraan kecil. Ia berharap segera dilakukan penanganan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.

“Perlu penanganan segera, paling tidak lubangnya ditutup atau sekalian dipangkas jalannya supaya tidak terlalu curam,” tandasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Rahmat, sopir angkutan gas LPG yang rutin melintas di jalur tersebut untuk mendistribusikan kebutuhan energi ke wilayah Talisayan. Ia menyebut medan jalan di Gunung Kasiran cukup ekstrem dan menuntut kewaspadaan tinggi.

Advertisement

Artikel Terkait

Perkuat Koordinasi Keamanan Pelabuhan, Berau Coal Laksanakan Table Top Exercise ISPS Code 

Perkuat Koordinasi Keamanan Pelabuhan, Berau Coal Laksanakan Table Top Exercise ISPS Code 

Sandy Santosa sebut latihan Table Top Exercise pastikan efektivitas prosedur pengamanan perairan.

Sekolah Lapang hingga Rehabilitasi, Pendampingan Berau Coal Bantu Petani Kembangkan Komoditas Kakao

Sekolah Lapang hingga Rehabilitasi, Pendampingan Berau Coal Bantu Petani Kembangkan Komoditas Kakao

Melalui YDBBC, program pendampingan kakao difokuskan pada sekolah lapang dan penyaluran saprodi.

Ramai-ramai Dilirik Pengunjung, Rumah Kemas Batiwakkal Pamerkan Ragam Produk UMKM Binaan

Ramai-ramai Dilirik Pengunjung, Rumah Kemas Batiwakkal Pamerkan Ragam Produk UMKM Binaan

Stan PPM dampingan PT Berau Coal di GOR Pemuda sediakan sampel cokelat gratis dan games berhadiah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer