Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapat Alokasi Rp20 Miliar, Pemkot Bontang Perkuat Fasilitas Sampah Lewat Program LSDP Bank Dunia

N
Penulis: Nurismi❯
PROGRAM LSDP: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menjelaskan program LSDP untuk memperkuat pengolahan sampah, Senin (26/10).
PROGRAM LSDP: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menjelaskan program LSDP untuk memperkuat pengolahan sampah, Senin (26/10).

Advertisement

BERAU POST - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperoleh peluang memperkuat pengelolaan sampah melalui program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP).

Program bantuan yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Bank Dunia tersebut diharapkan mendukung pembenahan fasilitas persampahan di Bontang.

Keikutsertaan Bontang dalam program LSDP merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah melalui tahapan seleksi di tingkat pusat. Pada 2025, sebanyak 30 daerah dinyatakan lolos, termasuk Kota Bontang.

Advertisement

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, program tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas layanan persampahan, terutama dalam penyediaan fasilitas pengolahan sampah yang lebih memadai.

Sekaligus mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), fasilitas pengolahan sampah lainnya, serta sanitary landfill untuk mendukung penanganan sampah jangka panjang.

Adapun, bantuan tersebut bukan pinjaman yang harus dikembalikan pemerintah daerah. Namun, pencairannya menggunakan mekanisme penggantian biaya atau reimbursement sesuai ketentuan program.

Advertisement

“Bantuan murni melalui tahapan-tahapan tes. Alhamdulillah, ada 30 daerah yang lolos, termasuk Kota Bontang,” ujarnya, Senin (26/10).

Dalam pelaksanaannya, Neni menjelaskan, pemerintah daerah perlu menyesuaikan setiap kegiatan dengan persyaratan yang ditetapkan Bank Dunia.

Karena itu, perangkat daerah terkait diminta memastikan program yang diajukan sesuai dengan komponen kegiatan yang diperbolehkan.

"Di tahap awal, Bontang direncanakan memperoleh alokasi Rp20 miliar pada tahun depan. Program LSDP secara keseluruhan dirancang berlangsung hingga 2030," tuturnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Lindungi Warga, Pemkot Bontang Perketat Standar Uji Makanan dan Air di UPT Labkes Daerah

Lindungi Warga, Pemkot Bontang Perketat Standar Uji Makanan dan Air di UPT Labkes Daerah

Anwar Sadat dorong pelaku UMKM dan katering patuhi standar gizi pangan olahan siap saji bagi publik.

Ubah Belajar Matematika Jadi Seru, Taman Numerasi Sekolah Dasar Kota Bontang Dikenalkan ke Siswa

Ubah Belajar Matematika Jadi Seru, Taman Numerasi Sekolah Dasar Kota Bontang Dikenalkan ke Siswa

Siswa diajak kenal pola angka dan penalaran logis lewat metode permainan langsung di area terbuka.

Kawal Investasi Ramah Warga, Pemkot Bontang Tegaskan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Minimal 75 Persen

Kawal Investasi Ramah Warga, Pemkot Bontang Tegaskan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Minimal 75 Persen

Staf Ahli Lukman minta kemudahan perizinan berdampak nyata bagi pembukaan lapangan kerja putra daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer