Dorong Wisata dan PAD , Diskominfo Berau Usulkan Penguatan Jaringan Internet ke Kementerian Komdigi

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 11:50 WIB
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (BERAU POST)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (BERAU POST)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pemerataan akses internet, terutama di kawasan pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, beberapa waktu lalu.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas sejumlah persoalan jaringan internet yang disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih kepada pemerintah pusat.

Meski saat ini telah terdapat 1.495 titik layanan internet di Berau, persebarannya dinilai belum merata dan belum mampu menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.

Menurutnya, keberadaan titik layanan internet tersebut masih terkonsentrasi di lokasi-lokasi tertentu. Akibatnya, sejumlah kawasan termasuk wilayah yang memiliki potensi pengembangan ekonomi dan pariwisata, masih membutuhkan dukungan infrastruktur jaringan yang lebih memadai.

Salah satu prioritas yang disampaikan Bupati Berau dalam pertemuan tersebut adalah penguatan akses internet di kawasan wisata, khususnya wilayah pesisir dan pantai.

Ketersediaan jaringan internet dinilai penting untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong transformasi ekonomi dari sektor pertambangan menuju sektor pariwisata.

“Pariwisata menjadi salah satu sektor yang kita dorong untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Karena itu, akses internet di tempat-tempat wisata, terutama kawasan pesisir dan pantai menjadi perhatian,” ujar Didi.

Selain kawasan wisata, pemerintah daerah juga mengusulkan penguatan jaringan di wilayah yang memiliki potensi ekonomi lainnya.

Selama ini, pemanfaatan internet di Berau lebih banyak diarahkan untuk menunjang pelayanan pemerintahan kampung, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan ruang publik.

Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital meminta Pemerintah Kabupaten Berau menyampaikan usulan tertulis mengenai wilayah yang menjadi prioritas pengembangan jaringan.

Diskominfo Berau telah menyiapkan surat tersebut dan menunggu penandatanganan Bupati sebelum disampaikan kepada Wamen Komdigi.

Didi menyebutkan, respons pemerintah pusat terhadap usulan tersebut cukup baik. Bahkan, Kementerian Komdigi turut membuka peluang dukungan melalui program Bakti Komdigi yang selama ini berperan dalam memperluas akses telekomunikasi, termasuk melalui pemanfaatan teknologi satelit seperti starlink.

Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga menyatakan akan mendorong peningkatan kapasitas jaringan yang telah dibangun melalui dukungan sejumlah operator seluler, di antaranya XL dan Indosat.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas layanan sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Persoalan jaringan di Kecamatan Maratua juga menjadi perhatian khusus. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan bersama menara telekomunikasi milik Polri oleh operator seluler.

Wamen Komdigi menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi koordinasi agar infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan bersama sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan internet di Maratua, yang merupakan salah satu kawasan unggulan pariwisata Berau.

Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan dukungan operator telekomunikasi, Pemkab Berau berharap pemerataan jaringan internet dapat terus ditingkatkan.

Dengan demikian, akses digital tidak hanya menunjang pelayanan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi infrastruktur pendukung bagi pengembangan pariwisata, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Berau.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menuntaskan program pemenuhan jaringan telekomunikasi diseluruh wilayah Bumi Batiwakkal.

Persoalan ini menjadi diskusi serius dalam audensi Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, di Kantor Kementerian Komdigi di Jakarta, Selasa (20/10).

Langkah strategis ini dilakukan Bupati Sri Juniarsih untuk mendapat dukungan dari Kementerian Komdigi, bersama sama mewujudkan percepatan peningkatan layanan dan kualitas jaringan telekomunikasi yang koni menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Khususnya di wilayah yang jauh dari pusat kota. Termasuk wilayah yang merupakan kawasan destinasi pariwisata di Kabupaten Berau.

Ia menyampaikan upaya Pemkab Berau dalam penyediaan layanan telekomunikasi bagi masyarakat. Termasuk mewujudkan program 1.000 titik wifi gratis yang menjadi salah satu dari 18 program prioritas yang telah dijalankan sejak periode pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Gamalis.

Bupati berharap mendapat respon positif dari Wamen Nezar Patria, yang memberikan dukungan program kepada Pemerintah Kabupaten Berau dalam upaya peningkatan jaringan telekomunikasi, baik infrastruktur maupun kualitas layanan.

Dengan dukungan Kementerian Komdigi, Bupati optimistis persoalan ketersediaan jaringan telekomunikasi ini bisa dituntaskan.

“Kami menargetkan persoalan pemenuhan jaringan telekomunikasi ke seluruh kampung di Kabupaten Berau bisa kita tuntaskan paling lambat hingga tahun 2029,” tukasnya.

Dengan dukungan dan komitmen bersama pemerintah pusat dan seluruh stakeholder, upaya ini diharapkan Sri Juniarsih bisa berjalan maksimal dan lebih cepat lagi. (aja/sam)

Editor : Nurismi
Diskominfo Berau jaringan internet