BERAU POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau mendeteksi adanya potensi hujan yang dapat mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer, peluang terjadinya hujan mulai terlihat di kawasan pesisir bagian selatan, serta beberapa wilayah lainnya.
Menurutnya, saat ini terjadi pergeseran dan pertumbuhan awan yang berpotensi membawa hujan. Kondisi tersebut bahkan membuka peluang hujan bergerak menuju wilayah perkotaan Berau apabila perkembangan awan terus menunjukkan pola yang sama.
“Kalau melihat data yang ada, beberapa hari ke depan memang ada potensi hujan di sejumlah wilayah. Saat ini juga terlihat adanya pergeseran awan, sehingga ada kemungkinan hujan dapat bergeser ke wilayah perkotaan,” ujarnya kepada awak media kemarin (8/9).
Meski demikian, Ade menegaskan kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat. Karena itu, BMKG akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan atmosfer dan memperbarui informasi cuaca di Berau.
Kondisi itu diharapkan dapat menjadi angin segar bagi masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir harus menghadapi kabut asap akibat Karhutla.
Terlebih hujan dengan intensitas yang lebih tinggi sangat dibutuhkan untuk membantu proses penanganan kebakaran lahan yang masih terjadi di sejumlah titik.
“Kami tentu berharap hujan benar-benar turun dengan intensitas yang cukup. Ini akan sangat membantu tim gabungan yang saat ini masih melakukan upaya pemadaman Karhutla,” katanya.
Seperti diketahui, hingga saat ini sejumlah titik panas masih terpantau di wilayah Berau. Kondisi cuaca yang relatif kering membuat potensi kebakaran hutan dan lahan masih menjadi perhatian.
Ade menjelaskan, hujan sebenarnya sudah sempat turun di beberapa wilayah Berau dalam sepekan terakhir, termasuk di Kecamatan Tanjung Redeb, walaupun intensitasnya masih ringan dengan durasi yang relatif singkat.
Sementara itu, Anggota DPRD Berau, Sutami, mengapresiasi jajaran BMKG Berau yang rutin memberikan perkembangan kondisi cuaca kepad masyarakat. “Tentu saat ini kita selalu berharap hujan turun,” pungkasnya (aky/sam)
Editor : Nurismi