BERAU POST – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Berau mulai diperketat.
Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU, memastikan stok dan penyaluran BBM tetap aman selama momen hari besar keagamaan, Senin (25/5).
Pengawasan terpadu tersebut dilakukan di beberapa SPBU, di antaranya SPBU Sambaliung Baru, SPBU Bujangga, dan SPBU Rinding Baru.
Tim gabungan memeriksa ketersediaan stok BBM, sistem pelayanan, administrasi operasional, hingga penyaluran BBM subsidi agar tetap sesuai ketentuan.
SBM Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan, pihaknya melibatkan Disperindakop, Satpol PP, serta Kejaksaan Negeri Berau.
Diungkapnya, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya kebutuhan BBM selama Iduladha.
Di mana biasanya aktivitas masyarakat mengalami peningkatan, baik untuk perjalanan antarkecamatan maupun distribusi kebutuhan pokok.
“Kami ingin memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM di Kabupaten Berau tetap aman dan lancar menjelang Iduladha. Sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum penting dilakukan, agar distribusi energi tetap kondusif,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, tim juga mengingatkan pengelola SPBU untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ketepatan takaran BBM dan penyaluran BBM subsidi sesuai regulasi pemerintah turut menjadi perhatian utama.
Sejauh ini, kondisi stok BBM di sejumlah SPBU yang dipantau masih dalam keadaan aman. Pertamina juga memastikan suplai BBM ke wilayah Berau tetap berjalan normal, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Iduladha.
Pihaknya berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Distribusi energi di Berau ditargetkan tetap lancar sehingga aktivitas masyarakat selama perayaan Iduladha dapat berjalan tanpa kendala.
Sementara Kabid Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, menilai pengawasan lintas instansi tersebut penting dilakukan guna menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.
“Terlebih pada momentum hari besar keagamaan, konsumsi BBM masyarakat biasanya meningkat dibanding hari normal,” bebernya.
Pihaknya juga menegaskan komitmen mendukung pengawasan distribusi BBM agar tidak terjadi penyalahgunaan, khususnya pada BBM subsidi.
Selain memastikan stok tersedia, pengawasan terpadu itu diharapkan dapat mencegah potensi pelanggaran di lapangan yang dapat merugikan masyarakat.
“Distribusi BBM selama Iduladha diharapkan berjalan tertib dan tepat sasaran,” ucapnya. (aja/sam)
Editor : Nurismi