Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Berawal dari Suara Langkah Kaki, Begini Detik-Detik Mencekam Penusukan Warga di RT 1 Bedungun

Nurismi • Rabu, 29 April 2026 | 12:53 WIB

 

PENCARIAN: Ratusan warga bersama pihak kepolisian berupaya melakukan pencarian terhadap pelaku penikaman yang diduga kabur ke semak-semak. (BERAU POST)
PENCARIAN: Ratusan warga bersama pihak kepolisian berupaya melakukan pencarian terhadap pelaku penikaman yang diduga kabur ke semak-semak. (BERAU POST)

BERAU POST - Aksi pencurian dan kekerasan terjadi di RT 1 Jalan Bujangga, Kelurahan Bedungun, Tanjung Redeb, Selasa (28/4) sekira pukul 21.00 Wita.

RA pemilik rumah yang saat itu sedang bersantai, mendengar ada suara langkah kaki masuk ke dalam rumahnya. Merasa curiga, ia pun ke ruang tamu untuk melihat.

Saat melihat pelaku, korban terkejut, begitu juga pelaku. Pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis badik, langsung menusuk korban yang mengenai mengenai bagian punggung.

Menurut keterangan keponakan korban, Rio, aksi itu terjadi saat kondisi rumah tengah ramai. “Jadi habis menusuk pelaku kabur, tante saya teriak,” ucapnya.

Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar rumah, berupaya mengejar pelaku yang kabur di Jalan Prapatan. “Pelaku sempat terlihat menggunakan baju hitam, badannya kecil-kecil,” tuturnya.

Ia melanjutkan, warga yang melakukan pengejaran hanya sempat menemukan pelindung sajam dan sajam jenis badik diduga milik pelaku.

Hingga pukul 22.40 Wita, pelaku masih dicari warga. Ratusan warga masih menyisir area sekitar lokasi. Dikhawatirkan pelaku masih bersembunyi di dekat tempat kejadian pertama. “Masih menyisir,” ujarnya.

Sementara saksi mata lainnya, Ani, mengatakan, ia mendengar teriakan dari dalam rumah milik RA. Saat ia keluar, sudah melihat RA terkapar di ruang tamu. Ia yang panik yang langsung menghubungi ambulans.

“Saya lihat darah banyak dari badannya. Saya tidak tahu apa yang terluka,” tambahnya.

Ani melanjutkan, dirinya tidak sempat melihat pelaku. Karena saat kejadian kondisi cukup sepi. Hanya ada beberapa pengendara saja.“Saya tidak lihat, saya cuma sempat lihat korban,” tambahnya.

Hingga kini, pelaku belum berhasil ditemukan. Pihak keolisian telah memasang garis polisi untuk mencegah warga keluar masuk dan berpotensi menghilangkan barang bukti. (hmd/sam)

Editor : Nurismi
#pencurian #penikaman #polres berau