Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tembus 8.000 Wisatawan! Pulau Derawan Jadi Primadona Libur Tahun Baru 2026

Beraupost • Selasa, 6 Januari 2026 | 07:35 WIB
DIPADATI WISATAWAN: Pulau Derawan mencatat kunjungan ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (SENO/BP)
DIPADATI WISATAWAN: Pulau Derawan mencatat kunjungan ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (SENO/BP)

BERAU POST - Kunjungan wisatawan di Pulau Derawan selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung relatif lancar dan kondusif.

Lonjakan kunjungan wisatawan yang cukup signifikan mampu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, akomodasi, serta pengelolaan lingkungan.

Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, menyampaikan, pendataan kunjungan wisatawan dilakukan sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Selama periode tersebut, tercatat ribuan wisatawan domestik dan mancanegara menikmati liburan di kawasan wisata unggulan Berau itu.

“Pendataan kami mulai 20 Desember sampai 2 Januari, tercatat 6.196 WNI dan 27 WNA,” ujarnya Minggu (4/1).

Jumlah tersebut merupakan wisatawan yang menyeberang melalui Dermaga Sidayang Tanjung Batu.

Selain itu, terdapat pula wisatawan yang menggunakan jasa penyeberangan dari Tarakan menuju Pulau Derawan. Pada periode yang sama, jumlahnya diperkirakan lebih dari 2.000 orang.

Jika digabungkan, total kunjungan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru mencapai 8.223 orang.

Angka tersebut mencakup wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Pulau Derawan.

“Total selama periode itu, ada 8.223 wisatawan domestik dan mancanegara ke Pulau Derawan,” katanya.

Indra menjelaskan, pelayanan pariwisata pada libur akhir tahun kali ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejumlah kendala yang sempat dikeluhkan khususnya terkait penerangan dan listrik pun klaimnya, kini sudah tidak lagi terjadi.

“Alhamdulillah sudah tidak ada kendala, fasilitas lampu dan listrik selama liburan kemarin aman,” terangnya.

Untuk penanganan kebersihan khususnya sampah, pemerintah kampung telah menyiapkan skema alternatif.

Tiga petugas khusus diturunkan untuk membersihkan kawasan pantai setiap hari, sementara sampah yang terkumpul diangkut menggunakan dua armada kapal menuju Tanjung Batu.

“Penanganan sampah kami atur, ada petugas pantai dan dua kapal pengangkut,” jelasnya.

Di sektor akomodasi, tingkat hunian penginapan disebut sangat tinggi. Lebih dari 500 kamar penginapan terjual selama periode liburan, dengan tingkat keterisian penuh sejak 25 Desember hingga 4 Januari.

Harga kamar bervariasi, mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 1,5 juta per malam.
Sementara itu, aktivitas pelaku UMKM juga sebutnya berjalan lancar.

Tidak ditemukan laporan permasalahan selama arus kunjungan wisatawan, baik dari sisi pelayanan maupun keamanan.

“UMKM aman, arus hilir mudik wisatawan kondusif dan semua terkendali,” ujarnya.

Daya tarik wisata Pulau Derawan juga sebutnya semakin bertambah dengan hadirnya pojok wisata dan revitalisasi kawasan Sanggalau yang kini dilengkapi landmark, serta gazebo untuk bersantai.

Dermaga umum pun sudah dapat digunakan dengan aman untuk sandar kapal.

Meski demikian, Indra mengaku masih ada kebutuhan mendasar yang perlu mendapat perhatian, yakni ketersediaan jaringan internet yang stabil.

Menurutnya, pada momen tertentu kualitas jaringan masih sering melambat.

“Kami berharap ada jaringan internet stabil, karena di waktu tertentu masih lelet,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menyampaikan bahwa saat ini Pulau Derawan dan Maratua sebenarnya sudah memiliki tower dan BTS, namun kapasitasnya belum maksimal.

“Tower dan BTS ada, tapi memang belum maksimal melayani kebutuhan,” jelas Didi.

Ia menyebutkan, pihaknya masih menunggu penetapan resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau terkait 10 lokasi wisata unggulan pada 2026, sesuai rekomendasi BPK.

Setelah penetapan tersebut, Diskominfo akan berkoordinasi dengan para provider untuk penguatan jaringan internet di kawasan wisata.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai wisata unggulan, kami komunikasikan ke provider untuk perkuatan jaringan,” tandasnya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#pulau derawan #pariwisata #kunjungan wisata #tahun baru