BERAU POST – Kepastian pembukaan penerbangan reguler perdana dari dan menuju Bandara Maratua kian terang.
Maskapai Wings Air yang berada di bawah naungan Lion Group memastikan akan melayani rute Kalimarau–Maratua mulai 4 Januari 2026.
Kehadiran rute ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas udara ke wilayah kepulauan di Kabupaten Berau.
Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan, Berau akan memegang peran strategis sebagai simpul utama perjalanan udara.
Dari Bandara Kalimarau, masyarakat maupun wisatawan dapat melanjutkan perjalanan langsung menuju Maratua dan Derawan.
“Berau berperan sebagai simpul utama perjalanan sekaligus pintu masuk strategis pariwisata kepulauan,” ujarnya melalui keterangan persnya.
Ia menjelaskan, penerbangan reguler Wings Air rute Kalimarau–Maratua akan beroperasi tiga kali dalam sepekan, masing-masing pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu.
Jadwal ini diharapkan mampu memberikan kepastian perjalanan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar Berau.
Menurut Danang, konektivitas udara ini tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga berdampak luas terhadap pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Akses penerbangan yang konsisten akan memperlancar mobilitas tenaga kerja, distribusi logistik, hingga mendukung layanan publik dan sektor usaha lokal.
“Konektivitas ini memberi manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat, logistik, hingga penguatan ekonomi pesisir,” katanya.
Ia menambahkan, pola perjalanan yang terhubung dari daratan hingga kepulauan memungkinkan wisatawan untuk menjelajahi Kalimantan Timur secara lebih menyeluruh.
Bagi pelaku usaha, rute ini membuka jalur distribusi yang lebih efisien, sementara bagi masyarakat lokal menghadirkan akses yang lebih dekat terhadap peluang ekonomi dan layanan.
Lion Group juga menyiapkan kemudahan layanan digital bagi calon penumpang. Pemesanan tiket, check-in online, hingga penelusuran berbagai penawaran perjalanan dapat dilakukan melalui aplikasi BookCabin.
Platform ini dirancang untuk memudahkan perencanaan perjalanan dari awal hingga tiba di destinasi.
“Kemudahan layanan digital diharapkan membuat perjalanan semakin praktis dan fleksibel,” lanjutnya.
Sementara Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Maratua, Sunartopo, membenarkan rencana pengoperasian penerbangan reguler Wings Air tersebut.
Ia menyebut, Bandara Maratua pada prinsipnya telah siap melayani penerbangan dengan pesawat jenis ATR 72.
“Benar ada rencana penerbangan Wings Air per Januari mendatang, kami tinggal menunggu penjualan tiket,” ujarnya Minggu (21/12).
Sunartopo menjelaskan, selama ini Bandara Maratua untuk armada sekelas ATR 72 baru melayani penerbangan charter, termasuk oleh Wings Air.
Dengan dibukanya penerbangan reguler, maka ini menjadi yang pertama dalam sejarah operasional bandara tersebut, sebagai layanan penerbangan komersil dengan pesawat yang lebih besar dari pesawat perintis yang selama ini beroperasi.
“Untuk penerbangan reguler, ini pertama kalinya Bandara Maratua melayani secara rutin,” katanya.
Ia memastikan pihak bandara juga akan ikut membantu upaya promosi, khususnya di wilayah Maratua dan sekitarnya, agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan keberadaan rute baru ini.
Menurutnya, keberadaan penerbangan reguler akan meningkatkan mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Masuknya Wings Air diharapkan meningkatkan mobilitas dan menggerakkan perekonomian Maratua,” tandasnya.
Dengan dibukanya rute Kalimarau–Maratua secara reguler, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan berharap aksesibilitas ke destinasi unggulan Berau semakin terbuka.
Kehadiran penerbangan ini juga diharapkan menjadi pengungkit bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan. (sen/sam)
Editor : Nurismi