Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Wagub Kaltim Pastikan Harga Stabil di Pasar Berau, Fokus Tingkatkan Produksi Lokal

Beraupost • Kamis, 20 Maret 2025 | 09:30 WIB
PANTAU LANGSUNG: Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih saat menyambangi Pasar Sanggam Adji Dilayas, kemarin (19/3). (IZZA/BP)
PANTAU LANGSUNG: Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih saat menyambangi Pasar Sanggam Adji Dilayas, kemarin (19/3). (IZZA/BP)

TANJUNG REDEB – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk mengendalikan laju inflasi di Kaltim. Khususnya di Kabupaten Berau, menjelang dan setelah perayaan Lebaran.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji usai meninjau Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) bersama Bupati Berau Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau Gamalis.

Di sela-sela kegiatannya itu, Seno menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami meninjau Pasar SAD dan melihat harga kebutuhan pokok masih relatif stabil serta aktivitas pasar tetap ramai,” ungkapnya, Rabu (19/3).

Walaupun diakuinya, ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, tapi masih dalam taraf wajar dan tetap terjangkau. Seperti harga daging yang sempat mengalami kenaikan pada awal Ramadan, namun kini sudah kembali stabil.

Meski begitu, ia memperkirakan harga kebutuhan pokok akan mengalami sedikit lonjakan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sehingga masyarakat diminta tetap dapat memenuhi kebutuhannya tanpa lonjakan inflasi yang signifikan.

“Kalau melihat data, kita sudah mengalami deflasi sebesar 0,21 persen dari bulan ke bulan. Semoga setelah Lebaran nanti, inflasi bisa tetap terkendali dengan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Seno juga menyoroti pentingnya kemandirian pangan di Kabupaten Berau. Apalagi suplai kebutuhan pokok di Berau masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Balikpapan, Sulawesi, hingga Surabaya.

“Kemandirian pangan di Berau masih perlu ditingkatkan. Saat ini, banyak barang yang masih harus didatangkan dari luar daerah,” imbuhnya.

Ke depan, Seno ingin agar kemandirian pangan di Berau, semakin kuat. Supaya semua kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dari hasil produksi lokal.

Ia menekankan pentingnya peran petani, peternak, dan nelayan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemerintah akan terus mendorong pemberdayaan sektor pertanian dan perikanan lokal agar lebih produktif dan kompetitif.

“Apalagi nantinya akan ada proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini menjadi momentum bagi kita untuk menumbuhkan kemandirian pangan,” urainya.

Dirinya tentu akan mengutamakan produk dari petani lokal. Memang harganya sedikit lebih mahal dibanding produk dari luar daerah, tapi ini menjadi tantangan yang harus dihadapi.

“Pemerintah harus hadir untuk memberdayakan petani, peternak, dan nelayan agar mampu memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri,” tegasnya.

Seno berharap, dengan kebijakan yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, Kalimantan Timur, khususnya Berau, dapat mengurangi ketergantungan pada suplai pangan dari luar daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#inflasi #Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau #pemprov kaltim #pemkab berau #Wagub Kaltim Seno Aji