Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Festival Kuliner Pangan Lokal Dinas Pangan Berau: Jadi Ajang Edukasi B2SA

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:44 WIB

FESTIVAL PANGAN: Dinas Pangan Berau kembali menggelar festival kuliner pangan lokal, yang menggandeng UMKM lokal dan kelompok wanita tani.
FESTIVAL PANGAN: Dinas Pangan Berau kembali menggelar festival kuliner pangan lokal, yang menggandeng UMKM lokal dan kelompok wanita tani.

Pacu masyarakat makan makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Dinas Pangan Berau gelar festival kuliner pangan lokal yang dilaksanakan 5 hari ke depan di halaman parkir Lapangan Batiwakkal.


IZZA AMNIL, Tanjung Redeb

 

PELAKSANA Tugas (Plt) Asisten II Setkab Berau, Mustakim Suharjana, membuka agenda itu. Disebutnya, festival ini sebagai wujud penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal Berau.

"Saya kira ini merupakan langkah positif dalam mengimbangi kecenderungan masyarakat yang suka mengonsumsi makanan cepat saji," ucapnya, Senin (14/10).

Selain itu juga, ini juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober. Dimana tujuannya untuk mendorong solidaritas nasional dalam menangani kemiskinan, kekurangan gizi, dan meningkatkan ketahanan pangan.

Dimana tema hari pangan sedunia kali ini, yakni pangan untuk kehidupan masa depan yang lebih baik.

"Dukungan Dinas Pangan mendorong masyarakat mengonsumsi makanan sehat dan segar dari petani yang diproses secara alami tanpa bahan pengawet," tuturnya.

Pihaknya juga berkesempatan untuk meluncurkan Strategi Percepatan dan Penyebarluasan Konsumsi Makanan Bergizi, Seimbang dan Aman atau disingkat Si Penyu Makan B2SA.

Itu bebernya adalah proyek perubahan Kepala Dinas Pangan Berau. Inovasi tersebut diharapkan dapat memaksimalkan B2SA bagi masyarakat.

"Penganekaragaman konsumsi pangan ini sangat penting, terutama dalam percepatan penurunan stunting," ucapnya.

Maka dari itu, pihaknya mendorong instansi terkait untuk memaksimalkan program B2SA ini pada festival kuliner pangan lokal. Diakuinya, banyak yang bisa menjadi edukasi untuk para pelajar tentang gaya hidup sehat.

"Kampanye tersebut harus digalakkan dalam festival ini. Ke depan, mungkin bisa dilakukan demo masak telur sederhana. Karena kalau salah cara memasaknya nilai gizi dan nutrisinya berkurang," jelasnya.

Dalam festival tersebut juga dirangkaikan dengan gerakan makan bersama pelajar SD, dengan makan telur dan minum susu, serta gerakan makan buah dan sayur.

Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan, rangkaian festival kuliner akan diisi dengan bazar kuliner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal, gelar pangan lokal, senam bersama B2SA, sosialisasi B2SA, demo olahan pangan lokal non beras non terigu, serta gerakan pangan murah.

Selain itu, festival kuliner juga dimeriahkan dengan beberapa lomba. Seperti lomba barista, lomba kreasi menu B2SA, lomba jingle B2SA, lomba video konten B2SA, lomba tari kreasi, serta lomba menggambar dan mewarnai.

Tidak lupa pihaknya juga melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan Dinas Pangan untuk menjual sayur segar. "Lomba video konten B2SA ini sebagai percepatan sosialisasi B2SA kepada para pelajar, dan bisa menyasar lebih banyak orang," bebernya.

Dalam gelar pangan murah, pihaknya bekerja sama dengan Bulog Berau untuk menyediakan beberapa komoditas pangan murah. Yakni beras, minyak goreng, dan gula pasir. Serta bekerja sama dengan beberapa distributor yang ada di Kabupaten Berau.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi pangan B2SA. Sehingga dapat mewujudkan pangan seimbang dan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. (*/aja/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #Kuliner #festival #feature #pangan