Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Diduga Akibat Kebocoran Gas Elpiji, 7 Rumah Jadi Arang

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 7 Juni 2024 | 16:48 WIB
MEMBARA: 7 Unit rumah di Jalan Manunggal, Gang Unyil, terbakar pada pukul 09.15 Wita, Kamis (6/6) kemarin.
MEMBARA: 7 Unit rumah di Jalan Manunggal, Gang Unyil, terbakar pada pukul 09.15 Wita, Kamis (6/6) kemarin.

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Manunggal, Gang Unyil, sekitar pukul 09.15 Wita, kemarin (6/6). Dalam kejadian itu, 7 rumah jadi arang.

Menurut keterangan salah satu pemilik rumah yang terbakar, Roni, saat kejadian sebenarnya dirinya tidak ada di rumah, di rumahnya hanya ada orangtua dan saudaranya saja. Namun, menurut keterangan dari keluarganya tersebut api itu berasal dari tetangga rumahnya.

“Saat saya tanya kepada keluarga yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Api muncul dari rumah tetangga pas di samping rumah saja,” sebutnya.

Akibat kejadian ini, semua barang yang ada di rumahnya tidak ada yang selamat, semuanya hangus terbakar. “Tidak ada yang terselamatkan, semuanya hangus terbakar,” ucapnya.

Sementara Ketua RT 9 Kelurahan Gayam, Hartoyo, menjelaskan bahwa api bermula dari salah satu rumah warga, dimana menurut informasi warga tersebut sedang masak dan ada kebocoran elpiji. “Saya juga masih mencari informasi, tetapi informasi yang saya dapat banyak yang mengatakan karena ada kebocoran gas,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengatakan, peristiwa kebakaran permukiman tersebut terjadi sekira pukul 09.15 Wita.

Tujuh unit armada pemadam kebakaran milik BPBD diterjunkan ke lokasi kejadian, dibantu 1 unit mobil tangki dari DLHK dan 1 unit armada dari KPHP. "Karena Jalan Manunggal ini adalah salah satu wilayah padat penduduk, sehingga jika api tidak cepat dijinakan maka akan melebar," ujarnya.

Apalagi katanya, mayoritas bangunan rumah warga terbuat dari kayu, sehingga api cepat menjalar ke rumah-rumah lain yang ada di sekitarnya. “Ada sekira 7 rumah yang terbakar. Untuk jumlah pastinya, kami belum tahu. Tapi perkiraan kami begitu,” sebutnya.

Adapun api berhasil 'dijinakkan' pada pukul 10.33 Wita dengan dibantu oleh tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, PMI, masyarakat, dan beberapa unsur lainnya. “Penyebab pastinya kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian saja, tapi ada dugaan api berasal dari kompor gas,” tandasnya.

Sementara Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi, saat dikonformasi mengaku bahwa saat ini petugas masih melakukan olah TKP. Dimana untuk dugaan yang kuat sementara api bersumber dari adanya kebocoran gas, sehingga api menyambar. “Dugaan kita sementara dari kebocoran gas, tetapi personel di lapangan tetap melakukan pengecekan,” tegasnya. (aky/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#kebakaran #musibah