TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Berau terus memburu satu tersangka yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), kasus kepemilikan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (Kg) lebih.
Dalam operasi itu, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka satu di antaranya masih dicari dan dua pelaku lainnya sudah diamankan di Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Meski kasus ini sudah beberapa pekan ditangani jajaran Satreskoba Polres Berau, namun Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto sampai saat ini belum melimpahkan berkas tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau.
“Kami masih menyelesaikan beberapa tahapan penyelidikan, sebelum berkas perkara ini bisa kami serahkan ke kejaksaan,” ujarnya kepada awak media ini.
Diakuinya, sampai saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk melakukan penyelidikan terhadap satu orang yang berstatus sebagai buronan tersebut. Serta berbagai upaya juga sudah dilakukan untuk mencari pelaku yang saat ini masih belum ditemukan.
“Upaya pengejaran terhadap buronan terus dilakukan masih terus kami lakukan, dan kami masih mengumpulkan informasi-informasi sebanyak mungkin,” tegasnya.
Karena statusnya masih DPO, menurutnya ia tidak bisa berkata banyak. Pasalnya, personel juga masih melakukan pencarian di mana pelaku tersebut bersembunyi.
“Identitasnya belum bisa kami sampaikan. Serta, kami juga belum bisa menyampaikan ke mana larinya buronan tersebut,” tuturnya.
Dirinya meminta biarkan personel menyelesaikan pekerjaannya untuk mencari pelaku yang masih buron tersebut.
Di lokasi terpisah, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Berau, Ito Azis Wasitomo membenarkan pihaknya belum menerima berkas perkara dari Polres Berau. “Kami masih menunggu pelimpahan berkas dari Satresnarkoba Polres Berau agar bisa segera diproses lebih lanjut,” singkatnya.
Menurutnya, pihaknya juga masih melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian untuk pelimpahan data atas kasus narkoba beberapa waktu lalu. “Kemungkinan berkasnya juga sedang disiapkan karena memang banyak hal yang perlu dilengkapi,” tandasnya. (aky/arp)