TANJUNG REDEB – Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani menerangkan, saat ini 100 kampung dan 10 kelurahan sudah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Pelaksanaan yang dibatasi hingga akhir Januari lalu menghasilkan 4.485 usulan.
Dari ribuan usulan yang sudah dihimpun, penyaringan awal akan dilakukan oleh Bapelitbang Berau, kemudian akan dilakukan verifikasi oleh tim kecamatan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, dan terakhir akan kembali diverifikasi oleh Bapelitbang Berau sebagai Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Mereka (pemerintah kampung/kelurahan) sudah melakukan penginputan mencapai 4.485 usulan. Ini akan diverifikasi kembali oleh tim. Baik di kecamatan, OPD, dan Bapelitbang sendiri nanti,” ujarnya, Minggu (4/2).
Lebih lanjut, Renny -sapaan akrabnya- menerangkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Berau tengah mempersiapkan pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 di tingkat kecamatan. Pelaksanaan ini akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Berau dengan nomor 050/1221/Bap-Lit/XII/2023 tanggal 21 Desember 2023, maka pelaksanaan musrenbang RKPD tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada 19 hingga 29 Februari 2024.
“Seharusnya dilaksanakan pada pekan pertama bulan ini, namun karena ada pelaksanaan pemilu pada 14 Februari dan perkiraan selesai penghitungan pada 18 Februari mendatang, maka jadwal akan disesuaikan,” ujarnya.
Maka pelaksanaan musrenbang RKPD di kecamatan akan dimulai pada 19 Februari mendatang, sehingga tidak bertabrakan dan mengganggu jalannya pemilu.
Renny membeberkan, musrencang akan dimulai di Kecamatan Tabalar dan Biatan pada 19 Februari, kemudian pada 20 Februari akan dilaksanakan di Kecamatan Talisayan dan Bidukbiduk, pada 21 Februari akan dilaksanakan di Kecamatan Batu Putih. “Kamisnya itu di Sambaliung dan Sabtu kemudian di Pulau Derawan dan Maratua,” tambahnya.
Pada pekan terakhir Februari, pelaksanaan musrenbang RKPD akan dilaksanakan di Kecamatan Kelay pada 26 Februari, selanjutnya di Gunung Tabur pada 27 Februari, dan Kecamatan Tanjung Redeb dan Teluk Bayur pada 28 Februari. Untuk pelaksanaan musrenbang RKPD tingkat kecmaatan ini diakhiri di Segah pada 29 Februari.
Mengenai pemetaan waktu sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa kecamatan yang dilaksanakan dalam hari yang bersamaan, tetapi hal ini ditegaskan Renny tidak mengurangi makna pelaksanaan Musrenbang RKPD 2025 di kecamatan, sebab usulan dari kampung/kelurahan sudah dimasukkan di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI oleh masing-masing kampung/kelurahan untuk dilakukan verifikasi secara berjenjang.
Usai pelaksanaan musrenbang RKPD 2025 pada tingkat kecamatan, maka usulan akan dimasukan pada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI dan dilakukan verifikasi berjenjang. Kemudian, usulan-usulan yang dihimpun akan dilakukan pembahasan pada Forum Perangkat Daerah yang difasilitasi oleh Bapelitbang Berau.
“Pembahasan itu akan dilaksanakan pada Maret mendatang. Kalau sudah, akan dibahas pada musrenbang RKPD 2025 tingkat kabupaten pada pekan pertama April 2024,” terangnya.
Terpisah, Camat Kelay, Toris menyebut, pelaksanaan musrenbang RKPD 2025 tingkat kampung sudah dilakukan pihaknya. Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan musrenbang RKPD 2025 tingkat kecamatan sesuai jadwal terlampir.
“Kita sudah datang di setiap kampung, mendengar masukan langsung dari masyarakat. Semua sudah terhimpun,” uajarnya.
Untuk Kecamatan Kelay sendiri, usulan-usulan yang diberikan masyarakat dan pemerintah kampung sebutnya beragam. Namun, terdapat beberapa poin penting yang menjadi masukan di mayoritas kampung yang ada di Kelay. “Beberapa di antaranya adalah air bersih, penerangan, jaringan internet, jalan dan jembatan, serta rumah layak huni,” bebernya. (*/sen/sam)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi