BERAU POST – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dampak tersebut turut dirasakan di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, dengan dua penerbangan rute langsung Jakarta-Berau dan sebaliknya mengalami pembatalan.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan kondisi tersebut terjadi akibat adanya sebaran abu vulkanik atau volcanic ash dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Iya, beberapa penerbangan terdampak,” ujarnya, Minggu (6/9).
Berdasarkan pemantauan kondisi penerbangan di Bandara Kalimarau sejak pukul 07.00 hingga 16.00 Wita, terdapat dua penerbangan Batik Air yang terdampak.
Masing-masing Batik Air ID 6430 dari Jakarta menuju Berau dan ID 6431 dari Berau menuju Jakarta, keduanya dinyatakan cancelled.
Gangguan tersebut berkaitan dengan kondisi operasional Bandara Soekarno-Hatta yang sempat ditutup sementara sebagai langkah keselamatan penerbangan menyusul indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
BMKG juga mencatat sebaran abu vulkanik mencapai sejumlah wilayah dan ketinggian penerbangan, sehingga kondisi ruang udara terus dipantau.
Meski demikian, Patah menyebut sejumlah penerbangan lainnya di Bandara Kalimarau masih berlangsung normal dan tepat waktu, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.
Penerbangan Wings Air dari dan menuju Samarinda, Super Airjet dari dan menuju Balikpapan, serta Batik Air dari dan menuju Surabaya tetap beroperasi.
Sementara penerbangan Super Airjet dari Balikpapan dengan nomor penerbangan IU-580 masih menunggu pembaruan, dengan perkiraan waktu kedatangan pukul 19.30 waktu setempat.
“Untuk penerbangan lainnya berlangsung normal dan tepat waktu,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, Patah memastikan situasi di Bandara Kalimarau tetap terkendali. Petugas Aviation Security (AVSEC) juga tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Sementara bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan rute Jakarta-Berau, maskapai memberikan pilihan layanan pengembalian biaya tiket maupun penjadwalan ulang.
“Pengembalian uang secara penuh 100 persen atau reschedule,” katanya.
Patah mengimbau masyarakat Berau yang memiliki jadwal penerbangan melalui rute Jakarta untuk terus memantau perkembangan kondisi penerbangan.
Sebab, dampak sebaran abu vulkanik masih dapat berubah mengikuti kondisi erupsi dan pergerakan abu di atmosfer.
“Kami imbau terus memantau informasi perkembangan penerbangan,” pungkasnya. (sen/hmd)
Editor : Nurismi