Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapat Dana BTT Miliaran Rupiah, Disdamkarmat Berau Prioritaskan Perbaikan Armada Karhutla

N
Penulis: Nurismi❯
Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan. (BERAU POST)
Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan. (BERAU POST)

Advertisement

BERAU POST - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau mendapat alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 1,5 miliar yang secara khusus diarahkan untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan, salah satu kebutuhan yang menjadi prioritas adalah perbaikan unit kendaraan.

Kondisi sejumlah armada yang mengalami kendala teknis dinilai dapat menghambat mobilisasi ketika terjadi kebakaran di sejumlah lokasi secara bersamaan.

Advertisement

Selain perbaikan kendaraan, sebagian anggaran juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ketersediaan BBM menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas armada, mengingat lokasi kebakaran di Berau kerap berada cukup jauh dari pusat kota.

Anggaran tersebut juga akan mendukung pergeseran personel ke sejumlah lokasi yang membutuhkan penanganan. Kebutuhan personel meningkat ketika terjadi karhutla di beberapa titik dalam waktu bersamaan. “Selebihnya untuk pergeseran personel,” katanya.

Advertisement

Ia berharap alokasi BTT tersebut dapat mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun. Namun penggunaan anggaran tetap bergantung pada intensitas kejadian karhutla serta kebutuhan operasional di lapangan. “InsyaAllah cukup,” tuturnya.

Di sisi lain, Rakhmadi mengaku penanganan karhutla masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya belum adanya sistem komando terpadu di tingkat kabupaten, yang dapat mengoordinasikan penanganan ketika kejadian berlangsung dalam skala besar.

“Kendala kita tingkat komando pimpinan di kabupaten belum ada,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan ketika jumlah titik api meningkat secara bersamaan. Dengan keterbatasan armada yang tersedia, Disdamkarmat tidak selalu dapat menangani seluruh lokasi dalam waktu bersamaan. “Jumlah titik api dengan armada kita kurang,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Antisipasi Kecelakaan Laut, Disdamkarmat Berau Ingatkan Nelayan Lengkapi Alat Keselamatan Melaut

Antisipasi Kecelakaan Laut, Disdamkarmat Berau Ingatkan Nelayan Lengkapi Alat Keselamatan Melaut

Kasi Penyelamatan Moch Nur Alimi Zain imbau nelayan Berau wajib pakai pelampung dan bawa ponsel.

Perkuat Sarpras dan Redkar Kampung, Disdamkarmat Berau Usulkan Anggaran Sebesar Rp 11,5 Miliar

Perkuat Sarpras dan Redkar Kampung, Disdamkarmat Berau Usulkan Anggaran Sebesar Rp 11,5 Miliar

Sekretaris Hery Irwan sebut pengadaan pompa jinjing hingga APD difokuskan untuk tingkatkan SPM penanganan.

Titik Panas Minim Tapi Udara Masih Buruk, Asap Kiriman dari Kalteng Diduga Terbawa Angin ke Berau

Titik Panas Minim Tapi Udara Masih Buruk, Asap Kiriman dari Kalteng Diduga Terbawa Angin ke Berau

Disdamkarmat sebut titik panas lokal tersisa tiga titik, arah pergerakan angin barat perkuat dugaan tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer