BERAU POST – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa penerbangan.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat, instansi terkait, serta para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan yang akan dijadikan bahan penyempurnaan standar pelayanan di Bandara Kalimarau.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari komitmen penyelenggara pelayanan publik untuk membangun sistem layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, berbagai saran, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan peserta akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan maupun perbaikan standar pelayanan di lingkungan Bandara Kalimarau.
“Forum ini menjadi ruang untuk menghimpun masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan publik sangat penting karena pengguna jasa merupakan pihak yang merasakan langsung kualitas pelayanan di bandar udara.
Oleh sebab itu, setiap masukan yang diterima akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan peningkatan layanan.
“Hasil forum akan menjadi bahan penyempurnaan standar pelayanan,” katanya.
Patah menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan di Bandara Kalimarau dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan berbagai aspek penting, mulai dari keselamatan, keamanan, kenyamanan hingga kemudahan bagi pengguna jasa.
Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya diukur dari kelancaran operasional, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan,” tegasnya.
Selain itu, forum juga memberikan perhatian terhadap pelayanan bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil, hingga anak-anak.
Menurut Patah, pelayanan publik harus mampu memberikan akses yang setara dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Kami ingin pelayanan yang inklusif bagi semua pengguna jasa,” ucapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan aksesibilitas fasilitas serta memastikan sarana pendukung tersedia sesuai kebutuhan pengguna layanan.
Di sisi lain, penguatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam peningkatan pelayanan. Kompetensi petugas akan terus ditingkatkan melalui berbagai pembinaan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan cepat kepada masyarakat.
“Inovasi dan budaya pelayanan juga terus kami dorong,” katanya.
Patah menambahkan, keberhasilan peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan hanya oleh penyelenggara bandara.
Karena itu, partisipasi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar evaluasi yang dilakukan benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik tersebut. Menurutnya, seluruh rekomendasi yang dihasilkan akan dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik di Bandara Kalimarau.
“Semoga rekomendasi yang disepakati dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (sen/hmd)
Editor : Nurismi