Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Gerak Cepat Rumah Kesenian Batiwakkal Tambah Koleksi Gong dan Gendang untuk Sambut Turis

Nurismi • Senin, 1 Juni 2026 | 19:40 WIB
DISERAHKAN: Penyerahan bantuan alat kebudayaan kepada Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur, beberapa waktu lalu. (DISBUDPAR BERAU UNTUK BERAU POST)
DISERAHKAN: Penyerahan bantuan alat kebudayaan kepada Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur, beberapa waktu lalu. (DISBUDPAR BERAU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Upaya pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Berau terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya melalui bantuan alat kebudayaan dari Kementerian Kebudayaan yang disalurkan melalui aspirasi Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan difasilitasi bersama Rumah Kesenian Batiwakkal.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada 25 Mei 2026 lalu, di Keraton Sambaliung. Bantuan diterima langsung oleh PYM Datu Amir, M.A selaku Sultan Raja Muda Perkasa Kesultanan Sambaliung.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau melalui Bidang Bina Nilai Budaya dan Seni.

Sementara itu, bantuan serupa untuk Kesultanan Gunung Tabur diterima oleh Adji Raden M. Bakhrun selaku Pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menyampaikan, apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Ketua Komisi X DPR RI terhadap pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Berau.

Menurutnya, bantuan alat kebudayaan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian seni tradisional, khususnya pengembangan tari dan musik tradisional Berau yang selama ini dibina melalui Rumah Kesenian Batiwakkal.

“Bantuan yang telah direalisasikan ditempatkan di dua lokasi, yakni Museum Batiwakkal dan Keraton Sambaliung,” katanya.

Keberadaan alat-alat tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan seni budaya, termasuk pertunjukan kesenian dan penyambutan tamu yang menjadi bagian dari tradisi dan identitas budaya daerah.

Ia juga mengungkapkan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Hetifah Sjaifudian terkait kebutuhan alat musik tradisional bagi wilayah pesisir dan kepulauan di Kabupaten Berau.

Menurutnya, kebutuhan tersebut penting untuk mendukung upaya pelestarian seni budaya, khususnya musik tradisional agar tetap lestari dan berkembang di tengah masyarakat.

Usulan tersebut, kata Yudha, mendapat sambutan positif dari Hetifah. Bahkan, pihaknya diminta segera menyusun dan menyampaikan usulan kebutuhan alat musik tradisional yang diperlukan masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Bantuan yang telah disalurkan mendapat respons baik dari Kesultanan Sambaliung maupun Kesultanan Gunung Tabur,” ungkapnya.

Pada saat penyerahan bantuan di Museum Batiwakkal, alat musik yang diberikan bahkan langsung digunakan oleh para pelaku seni.

Tentunya bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai kegiatan kesenian yang dilaksanakan oleh pihak Kesultanan.

“Alat musik tersebut sangat membantu untuk keperluan pentas seni dan penyambutan tamu di kesultanan,” ujarnya.

Dirinya berharap seni dan budaya tradisional Berau dapat terus berkembang serta diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. 

Sementara itu, Ketua Rumah Kesenian Batiwakkal, Dayat, menjelaskan bahwa usulan bantuan alat musik tradisional yang diajukan meliputi gong, jatung utang, gendang, kolintang, marawis, hingga gambus.

Program tersebut bertujuan agar bantuan dari Kementerian Kebudayaan dapat terserap hingga ke daerah-daerah yang memang membutuhkan, termasuk Kabupaten Berau.

"Rumah Kesenian Batiwakkal sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Kesultanan Sambaliung dan Museum Batiwakkal. Dari hasil peninjauan, kami melihat sejumlah alat musik yang ada saat ini sudah perlu ditambah dan diperbarui," ujarnya.

Atas dasar itu, pihaknya mengajukan bantuan pengadaan alat musik tradisional kepada Kementerian Kebudayaan melalui program aspirasi Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Ia berharap usulan tersebut dapat direalisasikan sehingga keberadaan alat musik tradisional di Museum Batiwakkal maupun Keraton Sambaliung semakin lengkap dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Harapannya, alat-alat musik tersebut bisa sekaligus menambah daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke museum dan keraton. Dengan begitu, minat masyarakat terhadap seni budaya daerah juga dapat terus meningkat," pungkasnya. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#Rumah Kesenian #Alat musik #bantuan