Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Berlatih dengan Fasilitas Seadanya, Intip Perjuangan Keras Atlet Wushu Berau Jelang Porprov Kaltim

Nurismi • Senin, 1 Juni 2026 | 19:20 WIB
OPTIMISTIS: Para atlet Wushu terus konsisten melakukan latihan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
OPTIMISTIS: Para atlet Wushu terus konsisten melakukan latihan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Di tengah persiapan menghadapi Porprov Kaltim di Kabupaten Paser, situasi miris dihadapi atlet Wushu Berau, terpaksa latihan dengan fasilitas minim. 

Ketua Wushu Kabupaten Berau, Simon Paranduk, mengatakan bahwa saat ini fokus utama tim pelatih adalah mematangkan kondisi fisik, daya tahan tubuh, serta teknik bertanding para atlet agar mampu tampil maksimal saat Porprov berlangsung.

Menurutnya, meskipun sarana dan prasarana yang dimiliki masih terbatas, semangat para atlet tidak pernah surut. Bahkan, hal tersebut justru menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk membuktikan kemampuan mereka di arena pertandingan. 

“Walaupun berlatih dengan fasilitas yang seadanya, kami yakin mereka mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil yang lebih baik dibandingkan saat Babak Kualifikasi (BK) Porprov sebelumnya,” ungkap Simon.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Simon menilai perkembangan kemampuan para atlet terus menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu dibuktikan melalui penampilan mereka pada sejumlah ajang seleksi tingkat nasional, termasuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan PON Beladiri yang diikuti beberapa waktu lalu. 

“Hasil yang diraih atlet-atlet kami pada berbagai kejuaraan sebelumnya menjadi bukti bahwa kemampuan mereka terus berkembang. Ini menjadi modal berharga untuk menghadapi Porprov,” katanya.

Selain fokus pada latihan rutin, Pengurus Wushu Berau juga telah menyiapkan sejumlah agenda uji coba guna mengukur kesiapan atlet sebelum turun bertanding di Porprov.

Dalam waktu dekat, sejumlah atlet akan diberangkatkan ke Samarinda untuk mengikuti berbagai kejuaraan dan pertandingan uji coba.

Kegiatan tersebut dinilai penting untuk menambah jam terbang atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang lebih banyak.

Dengan menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah, atlet diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding dan memperbaiki kekurangan yang masih ada sebelum tampil di ajang sesungguhnya. 

“Kami berencana mengirim atlet-atlet untuk mengikuti beberapa kejuaraan di Samarinda. Uji coba ini sangat penting sebagai bagian dari persiapan akhir menuju Porprov. Dari sana kami bisa melihat sejauh mana perkembangan atlet dan apa saja yang perlu dibenahi,” jelasnya.

Namun demikian, Simon mengakui bahwa pelaksanaan program pembinaan dan uji coba masih menghadapi kendala, terutama dari sisi pendanaan.

Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Berau agar persiapan atlet dapat berjalan lebih maksimal.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, khususnya untuk membantu biaya keberangkatan atlet mengikuti kejuaraan maupun pelaksanaan training center (TC) yang menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Porprov. 

“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Berau, dukungan anggaran untuk keberangkatan atlet mengikuti uji coba maupun pelaksanaan TC tentu akan sangat membantu,” tutupnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#berau #atlet wushu #Porprov Kaltim #persiapan