BERAU POST – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Anang Saprani menyebut perayaan May Day atau Hari Butuh tahun ini akan berbeda konsep.
Ia mengatakan, jika perayaan sebelumnya buruh konsen ke penyampaian aspirasi, tahun ini dibalut dengan lebih meriah. Bahkan bekerjasama dengan berbagai stakeholder. “Kami ingin perayaan ini benar-benar dirayakan,” ujarnya.
Dijelaskannya, pada 1 Mei mendatang, para buruh akan berkumpul di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb. Dengan agenda senam bersama, donor darah hingga pembagian doorprize. Selain itu, pihak Disnakertrans juga menggandeng Diskoprindagkop untuk mengadakan bazar UMKM.
Dilanjutkan Anang, alih-alih hanya diisi dengan orasi di jalanan, perayaan kali ini juga akan mengedepankan semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi lokal. “Jadi sinergi untuk ekonomi,” tuturnya.
Meski begitu, buruh juga dikatakannya akan tetap menyampaikan aspirasi mereka. Pihaknya tidak ingin marwah May Day hilang begitu saja. Hanya saja, konsep tahun ini akan dikemas sebaik mungkin.
Dalam pelaksanaannya, aksi donor darah akan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Berau, dengan tujuan, memenuhi stok PMI dan juga menyehatkan para buruh.
“Kami telah koordinasi dengan serikat, mereka menyetujuinya,” paparnya.
Ia menambahkan, perayaan May Day ini membuktikan bahwa harmonisasi buruh, pemerintah dan pengusaha dapat tercipta melalui kegiatan produktif dan menyentuh sisi kemanusian.
“Kami hanya ingin teman-teman buruh benar-benar merayakan hari mereka,” tutupnya.(hmd/arp)
Editor : Nurismi