BERAU POST - Upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau.
Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), penambalan jalan berlubang kini difokuskan di sejumlah ruas dalam kota.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk menangani kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.
“Penambalan ini kita lakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, TRC DPUPR menggunakan material aspal buton hamparan dingin atau cold mix, yang dinilai efektif untuk penanganan sementara tanpa harus menunggu proses pekerjaan besar.
“Metode ini cukup efektif untuk menutup lubang dalam waktu cepat,” jelasnya Senin (13/4).
Junaidi menerangkan, penambalan dilakukan di beberapa titik prioritas yang memiliki tingkat kerusakan cukup tinggi. Di antaranya, sebanyak 11 titik di Jalan SA Aminuddin Gang Nangka, 10 titik di Jalan Mangga III, serta 35 titik di Jalan Poros Samburakat–Sembakungan.
Selain itu, perbaikan juga menyasar 8 titik di Jalan Poros Limunjan dan 6 titik di Jalan Manunggal. Seluruh titik tersebut dipilih berdasarkan hasil pemantauan lapangan dan laporan masyarakat.
“Ini berdasarkan kondisi di lapangan dan aduan yang masuk,” katanya.
Ia menegaskan, langkah ini bersifat sementara untuk menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui, sambil menunggu penanganan lebih intensif melalui program peningkatan atau rekonstruksi jalan.
“Harapannya kondisi jalan bisa lebih baik sampai ada penanganan permanen,” ungkapnya.
Menurut Junaidi, kerusakan jalan yang tidak segera ditangani dapat memicu risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Oleh karena itu, respons cepat menjadi kunci dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
TRC sendiri dibentuk sebagai tim yang bertugas menangani kondisi darurat infrastruktur, termasuk jalan berlubang, genangan air, hingga kerusakan ringan lainnya.
“Tim ini memang disiapkan untuk respons cepat di lapangan,” terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan kondisi jalan rusak di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Partisipasi masyarakat sangat membantu kami,” tambahnya.
Ke depan, DPUPR Berau akan terus memetakan kondisi ruas jalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan kombinasi penanganan cepat dan perbaikan menyeluruh, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Berau dapat semakin meningkat.
“Yang penting sekarang kita jaga dulu agar tetap aman dilalui,” pungkasnya. (sen/hmd)
Editor : Nurismi