Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Cek Nama Anda di RDKK 2025! Pupuk Subsidi di Sukan Tengah Mulai Disalurkan Lewat Kelompok Tani

Beraupost • Kamis, 19 Februari 2026 | 07:25 WIB
STOK AMAN: Pemkam Sukan Tengah sebut stok pupuk di wilayahnya aman untuk saat ini. (SENO/BP)
STOK AMAN: Pemkam Sukan Tengah sebut stok pupuk di wilayahnya aman untuk saat ini. (SENO/BP)

BERAU POST – Pemerintah Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani dalam upaya menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah kampung memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin, menyampaikan bahwa saat ini pupuk subsidi yang telah tersedia terdiri dari dua jenis utama, yakni Urea dan NPK Phonska. Kedua jenis pupuk tersebut dinilai paling dibutuhkan untuk mendukung komoditas pertanian unggulan warga.

“Jenis pupuk yang tersedia saat ini Urea dan NPK Phonska,” ujarnya.

Menurutnya, alokasi pupuk subsidi itu difokuskan untuk mendukung produksi padi, jagung, serta berbagai jenis sayur-mayur yang selama ini menjadi andalan petani Sukan Tengah.

Ia menilai keberadaan pupuk bersubsidi sangat penting untuk menjaga stabilitas hasil panen di tengah tantangan biaya produksi yang terus meningkat.

Bunyamin menjelaskan, penyaluran pupuk subsidi tidak diberikan secara bebas, melainkan hanya kepada petani yang telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan pemerintah.

Penerima merupakan anggota kelompok tani (poktan) maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) yang namanya tercantum dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun 2025.

“Yang berhak menerima adalah anggota gapoktan dan poktan yang sudah masuk daftar RDKK 2025 dan diketahui penyuluh pertanian,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelompok tani juga wajib memiliki legalitas berupa akta notaris serta anggota yang terdaftar dalam sistem SIMLUHTAN.

Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan menghindari potensi penyimpangan.

Saat ini, stok pupuk subsidi yang tersedia di Kampung Sukan Tengah mencapai sekitar 15 ton. Pemerintah kampung menargetkan seluruh alokasi tersebut dapat terserap optimal oleh petani sebelum akhir 2026.

“Dalam tahun ini kita harapkan pupuk sudah diambil semua, paling lambat akhir 2026,” katanya.

Proses distribusi pupuk subsidi turut diperkuat melalui peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Cinta Amanah yang ditunjuk sebagai distributor resmi.

Dengan adanya BUMK, akses petani terhadap pupuk dinilai lebih mudah dan distribusi dapat diawasi secara lebih transparan.

“Kami berharap petani bersyukur dengan adanya BUMK sebagai distributor resmi dan segera mengambil jatahnya,” pesannya.

Melalui pemanfaatan pupuk subsidi yang tepat dan terkontrol, Pemerintah Kampung Sukan Tengah optimistis sektor pertanian akan terus berkembang.

Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga produktivitas lahan, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat berbasis pertanian di kampung tersebut. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#pupuk subsidi #produktivitas pertanian