Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kena Efisiensi Anggaran, Dispusip Berau Tetap Maksimal Tambah Koleksi Buku

Beraupost • Jumat, 12 September 2025 | 11:25 WIB

 

ILUSTRASI: Tahun ini Dispusip Berau kembali menambah koleksi judul buku di Perpustakaan Sanggam Barintak sebesar Rp 30 juta. (IZZA/BP)
ILUSTRASI: Tahun ini Dispusip Berau kembali menambah koleksi judul buku di Perpustakaan Sanggam Barintak sebesar Rp 30 juta. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau tahun ini kembali menambah koleksi buku bacaan di Perpustakaan Sanggam Barintak.

Penambahan tersebut dilakukan melalui anggaran yang bersumber dari APBD Berau tahun 2025 sebesar Rp 30 juta.

Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan saat ini proses pengadaan masih berjalan.

Buku-buku yang dianggarkan pun belum tiba di perpustakaan. Kemungkinan dalam waktu dekat semua pesanan sudah bisa diterima dan dapat dibaca oleh masyarakat.

"Insya Allah sebentar lagi (datang,red)" ungkapnya.

Ia mengakui bahwa jumlah anggaran tersebut tidak sebesar usulan awal. Ia menyebut, adanya efisiensi anggaran yang menjadi kebijakan pemerintah pusat berdampak pada pagu yang tersedia untuk pengadaan buku.

Namun, pihaknya tetap berusaha memilih buku-buku yang dianggap relevan dan menarik minat pembaca.

"Pengadaan buku ini kena efisiensi anggaran berdasarkan kebijakan pemerintah pusat. Usulan kita sebelum kena efisiensi sebenarnya lebih dari itu," jelasnya.

Lebih lanjut, pada APBD Perubahan 2025 kemungkinan besar tidak akan ada lagi tambahan anggaran untuk pengadaan buku.

Karena itu, Dispusip memaksimalkan anggaran yang ada agar tetap bisa menambah koleksi yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan pembaca.

Dalam memilih buku yang akan diadakan, Dispusip Berau memprioritaskan judul-judul baru yang dinilai menarik, terutama bagi kalangan generasi muda.

Selain itu, pihaknya juga membuka ruang bagi pengunjung untuk memberikan masukan terkait buku yang ingin mereka baca.

"Yang menjadi prioritas kita untuk pengadaan buku itu yang judul-judul baru yang mungkin menarik bagi pembaca, khususnya generasi muda. Sebagian pengunjung memberikan saran, dari situ kita akomodir," ujarnya.

Dispusip juga secara aktif memantau terbitan-terbitan baru dari penerbit nasional, seperti Gramedia, sebagai referensi dalam proses kurasi koleksi.

Namun, pihaknya tidak mengadakan buku pelajaran sekolah, karena hal tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik) Berau.

Kendati begitu, pihaknya tetap terbuka untuk pengadaan buku-buku dengan muatan edukatif umum selama bukan merupakan buku teks pelajaran resmi.

"Kalau untuk buku pelajaran sekolah, menjadi fokus Disdik Berau. Kami tidak adakan, biar tidak double. Tapi pelajaran secara umum bisa. Kita di luar itu fokusnya," pungkasnya. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#berau #perpustakaan #efisiensi anggaran #Dispusip