Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Siap-siap! Karrap Festival Akan Kembali Ramaikan Tanjung Redeb, Dukung Ekonomi Kreatif Lokal

Beraupost • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 12:20 WIB
FESTIVAL TAHUN LALU: Disbudpar Berau tahun ini ingin menggelar kembali Karrap Fest yang menjadi agenda rutin setiap minggunya di panggung mini Tepian Sungai Segah. (IZZA/BP)
FESTIVAL TAHUN LALU: Disbudpar Berau tahun ini ingin menggelar kembali Karrap Fest yang menjadi agenda rutin setiap minggunya di panggung mini Tepian Sungai Segah. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau berencana kembali menggelar Karrap Festival sebagai agenda rutin tahunan.

Tahun ini, festival seni dan budaya itu telah diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). 

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir menjelaskan, Karrap Fest merupakan program langsung dari Disbudpar yang menjadi wadah bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Berau.

Festival ini tidak hanya menampilkan pertunjukan seni tradisional, tetapi juga membuka ruang bagi karya-karya modern dari generasi muda.

“Mudah-mudahan usulan kami disetujui agar kegiatan tahun ini lebih meriah lagi,” ujarnya.

Karrap Fest dirancang untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.

Festival ini dinilai mampu menghidupkan suasana malam kota Tanjung Redeb melalui berbagai hiburan dan partisipasi aktif masyarakat.

Tahun sebelumnya, Karrap Fest digelar selama 12 pekan berturut-turut, di panggung mini Tepian Sungai Segah sebagai lokasi utama pementasan.

Selama pelaksanaannya, berbagai komunitas seni lokal menampilkan pertunjukan seperti tari, musik, teater, hingga pameran produk UMKM kreatif.

Nama “Karrap” diambil dari Bahasa Berau yang berarti “sering”. Hal ini merujuk pada frekuensi penyelenggaraan festival yang berlangsung rutin setiap minggu.

Konsep ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru bagi masyarakat dalam menikmati hiburan lokal yang berkualitas.

“Tahun lalu kami lihat responsnya sangat baik. Nah, kalau tahun ini anggarannya disetujui, kegiatan yang ada akan kami perkaya lagi,” ungkap Ilyas.

Perkaya yang dimaksud mencakup penambahan jenis pertunjukan yang melibatkan lebih banyak komunitas.

Pihaknya juga membuka peluang bagi budaya dari berbagai suku yang ada di Berau untuk ikut tampil.

Hal ini sejalan dengan keberagaman masyarakat Berau yang dihuni oleh berbagai etnis, seperti Jawa, Bugis, dan lainnya.

Selain itu, Disbudpar juga akan mendorong keterlibatan enam subsektor ekonomi kreatif yang menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

Mulai dari seni pertunjukan, kriya, kuliner, hingga fashion lokal. Namun, seluruh rencana tersebut masih menunggu kepastian dari pengesahan anggaran. 

Ia berharap Karrap Fest bisa terus menjadi agenda rutin yang tak hanya menghibur, tapi juga berdampak pada sektor ekonomi dan pariwisata.

“Kami lihat nanti seperti apa keputusan soal anggarannya. Kalau cukup, kami perluas dan tingkatkan kualitasnya,” pungkasnya.(aja/arp)

Editor : Nurismi
#Disbudpar Berau #Kabupaten Berau #festival #apbd