BERAU POST - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, menggelar pelatihan housekeeping selama dua hari, mulai Selasa (24/6) hingga hari ini.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan pelaku usaha jasa pariwisata di bidang akomodasi.
Kepala Bidang Bina Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan room attendant agar mampu bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Melalui pelatihan ini, kami ingin SDM pariwisata di Berau lebih profesional dan mampu memberikan pelayanan prima kepada wisatawan,” ujarnya, Selasa (24/6).
Ia menjelaskan, pelayanan prima di sektor akomodasi akan meningkatkan daya saing dan citra pariwisata daerah. Selain itu, kunjungan wisatawan juga diharapkan semakin meningkat.
Kegiatan ini sendiri dilaksanakan berdasarkan UU 10/2009 tentang Kepariwisataan serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Berau Tahun 2021–2025, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata.
“Kalau pelayanan makin baik, maka wisatawan makin nyaman. Dampaknya bisa menggerakkan ekonomi lokal, terutama di kampung-kampung wisata,” tambahnya.
Nurjatiah juga menegaskan, peningkatan kapasitas SDM tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, tetapi juga berdampak langsung pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak akomodasi.
Pelatihan ini juga selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang tertuang dalam RENSTRA Disbudpar Berau, yakni peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dan rata-rata lama tinggal mereka di Berau.
“Kami ingin para peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di tempat usahanya masing-masing, dan ke depan akan ada lebih banyak pelatihan sejenis di bidang lainnya,” tutupnya.
Terpisah, Camat Pulau Derawan, Samsuddin menyambut baik pelatihan bagi pelaku usaha penginapan di Pulau Derawan.
Hal ini untuk mendongkrak pelayanan pemilik penginapan kepada wisatawan yang berkunjung.
Hal itu, diharapkan mampu meninggalkan kesan baik pelayanan kepada setiap tamu yang datang.
Sehingga, wisatawan bisa nyaman saat berwisata, selain menikmati keindahan alam di Pulau Derawan, juga dimanjakan dengan pelayanan prima.
“Kita harap, mampu meningkatkan pelayanan penginapan kita kepada wisatawan, meninggalkan kesan baik dan positif,” ujarnya.
Dengan demikian, harapan meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan bisa tercapai, tentu masyarakat juga akan menerima dampak positif perputaran ekonomi yang terjadi.
Dirinya juga mengimbau kepada pelaku wisata di Pulau Derawan bisa meningkatkan kemampuan hospitality kepada wisatawan, sebagaimana Pulau Derawan menjadi objek wisata unggulan pilihan masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia.
“Pelayanan prima penting, agar wisatawan nyaman selama berplesiran di Pulau Derawan,” pungkasnya. (sen/hmd)
Editor : Nurismi