TANJUNG REDEB – Palang Merah Indonesia (PMI) Berau melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV untuk membentuk ketua dan unsur kepengurusan yang baru. Sekaligus membuat program kerja untuk kepemimpinan periode 2024-2029.
Dalam Muskab tersebut, Fitrial Noor terpilih sebagai Ketua PMI Berau periode 2024-2029.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang membuka kegiatan, menyambut baik terselenggaranya muskab tersebut, sebagai ajang keberlangsungan gerak organisasi melalui tonggak kepemimpinan dan perumusan program kerja yang semakin solutif serta bermanfaat bagi masyarakat.
Diharapkan, pemimpin yang baru benar-benar pantas mengamban amanah. Apalagi PMI adalah organisasi berbasis kesetiakawanan sosial. Tentunya harus mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk saling menolong, salah satunya dengan aktivitas donor darah.
“Besar harapan saya, sukarelawan pendonor darah di Berau semakin bertambah, agar stok darah bisa tetap aman dan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.
Diakuinya, masyarakat kini lebih kritis dan sangat mengharapkan kenyamanan dan kepuasan dalam menerima layanan kesehatan. Ia mendorong peningkatan kapasitas anggota PMI, sembari meningkatkan langkah promotif dan preventif dalam rangka memberdayakan masyarakat menuju sehat dan mandiri.
“Bangun sinergitas dengan perangkat terkait, berikan edukasi kepada masyarakat dan generasi muda,” ucapnya.
Lanjutnya, PMI Berau selama ini dinilai sangat berdedikasi dan berkontribusi terutama dalam perannya sebagai garda terdepan memastikan ketersediaan stok darah. Sembari terus memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di Bumi Batiwakkal.
Ketua PMI Berau periode 2019-2024, Agus Tantomo, mengingatkan kepengurusan yang baru, bahwa tantangan pengurus PMI Berau ke depan akan berbeda dengan periode yang dihadapinya. Diprediksi ke depan akan terjadi bencana alam, terutama banjir.
“Saya lihat beberapa tahun terakhir lingkungan kita tidak terjaga dengan baik, sehingga mengakibatkan banjir. Ini jadi tantangan pengurus PMI ke depan, dan mereka harus siap,” tegasnya.
Dengan terpilihnya kepengurusan yang baru, dirinya secara resmi mengakhiri masa jabatan sebagai Ketua PMI Berau periode 2019-2024. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu melakukan tugas-tugas PMI Berau, sebagai organisasi kemanusiaan. Terlebih pihaknya juga berhasil membentuk PMI di tingkat kecamatan serta Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah.
Ketua PMI Berau periode 2024-2029, Fitrial Noor, mengucapkan, terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya sebagai Ketua PMI terpilih. Itu akan menjadi langkah baru untuk memajukan PMI ke depan.
“Program yang sudah bagus kami teruskan, sedangkan yang harus dievaluasi kita benahi. Mari kita jadikan PMI menjadi organisasi kemanusiaan yang benar-benar baik,” ungkapnya.
Pihaknya juga akan melakukan pendekatan lintas sektor, seperti kepada BPBD, Basarnas, hingga TNI/Polri. Terlebih tugas kemanusiaan bukan hanya tugas PMI semata, tapi juga bagi sesama manusia untuk saling tolong menolong dan membantu.
Di samping itu, pihaknya juga membutuhkan dukungan semua pihak untuk meningkatkan kemajuan PMI di tingkat kecamatan. Tentunya mereka juga membutuhkan dukungan yang lebih lagi. Baik seputar informasi di lapangan maupun penanggulangan bencana. Karena di setiap kecamatan tentu memiliki tantangan yang berbeda-beda.
“Kami akan coba ramu itu, paling tidak kita sudah punya peta per kecamatan terkait bencana yang mungkin terjadi. Wilayah berbeda tentu butuh penanganan berbeda pula,” terangnya. (*/aja/arp)