Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Volume Pengiriman Barang Melonjak, PT Pos Indonesia Layani 23 Ribu Paket

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 13 Maret 2024 | 08:00 WIB
PENGIRIMAN: Lonjakan pengiriman barang terjadi di PT Pos Indonesia cabang Tanjung Redeb sejak sebelum Ramadan.
PENGIRIMAN: Lonjakan pengiriman barang terjadi di PT Pos Indonesia cabang Tanjung Redeb sejak sebelum Ramadan.

TANJUNG REDEB – Terjadi lonjakan pengiriman barang di PT Pos Indonesia Kantor Cabang Tanjung Redeb, baik barang yang masuk maupun barang yang dikirim sejak sebelum Ramadan.

Selama periode Januari hingga Februari, terdapat 15.480 barang yang masuk dan 7.957 barang yang dikirim.

Kapala PT Pos Indonesia Kantor Cabang Tanjung Redeb, Fakhrurrazi Setiawan, menjelaskan, lonjakan saat bulan Ramadan memang menjadi hal yang biasa setiap tahunnya. Namun, tren pengiriman barang, maupun kedatangan barang, biasanya terjadi di awal hingga pertengahan bulan Ramadan.

“Bahkan sejak sebelum Ramadan hingga awal-awal seperti ini biasanya justru lebih banyak. Karena untuk menghindari keterlambatan barang sampai,” ungkapnya, Selasa (12/3).

Diakuinya, justru selama peak season atau puncak musim liburan ketika lebaran justru tidak terlalu banyak. Sebab, sudah dipastikan pengiriman akan terlambat dan tidak bisa sampai sebelum lebaran.

Sementara itu, sesuai dengan momentumnya, jenis barang yang dikirim mayoritas merupakan produk fesyen, seperti pakaian dan sepatu. Serta keperluan lain yang indentik dengan bulan suci Ramadan. Jika dibandingkan pengiriman lokal tentu jauh lebih banyak yang ke luar daerah.

“Kalau makanan juga ada, seperti kue kering tapi tidak banyak. Karena mungkin pengiriman dari dan ke luar pulau lebih lama. Jadi tidak menjadi pilihan,” terangnya.

Pihaknya selaku penyedia jasa, sudah melakukan apel siaga untuk mempersiapkan pelayanan selama bulan Ramadan. Agar pelayanan dapat memuaskan, serta kedatangan paket tidak jauh dari estimasi perkiraan. Begitu juga dengan pengiriman barang antar lokal kawasan daerah Kabupaten Berau, juga dipastikan ramai setiap harinya.

“Kami memiliki tarif yang lebih murah. Biasanya untuk daerah lokal Berau, kami meneruskan beberapa paket dari jasa kirim lain. Terutama ke daerah Pesisir Berau,” jelasnya.

Untuk pengiriman antar kota, pihaknya membanderol seharga Rp 8,5 ribu per kilogram (Kg). Sedangkan, untuk daerah pesisir, estimasi kedatangan barang sekitar 2-3 hari seperti pengiriman reguler. Mengantisipasi keterlambatan paket, saat ini pihaknya membuka lowongan untuk menambah kurir sebanyak 1-2 orang selama bulan Ramadan.

Di sisi lain, ada juga jasa pengiriman lain yang bekerja sama dengan pihaknya untuk mengirim barang ke pesisir. Karena jangkauan dan tenaga mereka terbatas.

“Selama Ramadan juga, dari segi operasional memang kami tambah. Namun untuk pelayanan di depan, kami kurangi satu jam,” tuturnya.

Sementara itu, jasa keuangan payment dan pengiriman uang juga mengalami pertumbuhan sebesar 37,2 persen. Di mana ada dua produk yaitu, wesel tunai dan pospay.

“Jadi baik dari sisi pengiriman barang atau uang sama-sama mengalami pertumbuhan,” tutupnya. (*/aja/arp)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#pt pos indonesia #logistik #ramadan