BERAU POST - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terhadap kondisi kabut asap yang kembali muncul dan menebal pada waktu-waktu tertentu dalam beberapa hari terakhir.
Dikatakannya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama untuk menjaga kesehatan dan mengantisipasi dampak yang dapat muncul akibat kualitas udara yang menurun.
Masyarakat dinilai perlu meningkatkan perlindungan diri selama kondisi kabut asap masih terjadi. Salah satunya dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit serta memenuhi kebutuhan cairan dan asupan nutrisi.
“Kami mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan diri dan menjaga kesehatan,” ujar Lamlay Sarie.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kebutuhan air putih harian tetap terpenuhi. Konsumsi vitamin yang cukup juga dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh.
Di sisi lain, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala kesehatan yang mulai dirasakan. Apabila muncul keluhan yang dianggap tidak biasa atau kondisi tubuh mulai terganggu, masyarakat dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
“Kalau mulai terasa gejala-gejala yang tidak enak, segera berobat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Lamlay meminta perhatian lebih diberikan kepada anggota keluarga yang tergolong rentan terhadap gangguan akibat kondisi udara.
Anak-anak dan lanjut usia menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan lebih selama kabut asap masih berlangsung.
Menurutnya, keluarga dapat berperan dengan memastikan kelompok rentan tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara sedang buruk.
“Lindungi anggota keluarga, lansia dan anak-anak diperhatikan karena mereka rentan,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.
“Kita melewati ini bersama-sama dengan satukan kekuatan,” tukasnya. (sen/adv/arp)
Editor : Nurismi