Kemenaker Sediakan Kuota 4.800 Peserta Vokasi, Pemkab Berau Siapkan Fasilitas BLK

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 11:30 WIB
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (IZZA/BP)
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (IZZA/BP)

BERAU POST - Peluang peningkatan kompetensi bagi pencari kerja dan pekerja di Kabupaten Berau semakin terbuka.

Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan kuota pelatihan vokasi atau upskilling sebanyak 4.800 peserta untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat Berau untuk meningkatkan keterampilan, sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan, program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Terlebih, Kabupaten Berau kini telah memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang siap dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan kompetensi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan BLK yang baru selesai dibangun akan mulai dioptimalkan pada APBD Perubahan tahun 2026.

“Di ABT 2026 ini insyaAllah sudah mulai bergerak. Dari Kementerian Ketenagakerjaan sudah menyiapkan kuota 4.800 untuk Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Gamalis menjelaskan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan berbeda sesuai kondisi daerah. Asem “Kalau daerah yang belum punya BLK, pelatihannya akan didatangkan.

Kalau sudah punya BLK seperti Berau, fasilitas dan peralatannya akan disiapkan sehingga masyarakat tinggal mengikuti pelatihan,” katanya.

Berbagai jenis pelatihan akan disiapkan sesuai kebutuhan dunia kerja maupun peluang usaha. Di antaranya pelatihan barista, pengelasan, tata rias (make up artist), penataan rambut (styling), hingga berbagai keterampilan lain yang memiliki prospek usaha.

Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pencari kerja, tetapi juga pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Nantinya peserta diharapkan memiliki keterampilan baru sehingga mampu kembali memasuki dunia kerja atau membuka usaha sendiri.

“Kami ingin masyarakat memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk mandiri. Tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri, seperti barbershop, jasa tata rias, maupun usaha lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Eka Cahyana Adi menegaskan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada Pemkab Berau dalam pelaksanaan pelatihan vokasi tersebut.

Adapun pelatihan akan dilaksanakan melalui dua skema, yakni pelatihan institusional yang dipusatkan di BPVP Samarinda dan pelatihan noninstitusional yang dapat dilaksanakan di kabupaten/kota.

Pelaksanaan pelatihan noninstitusional dapat diusulkan oleh pemerintah daerah, perusahaan maupun komunitas melalui proposal kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Selanjutnya peserta akan didata oleh Disnakertrans Berau, mengikuti proses seleksi berupa wawancara dan tes tertulis sebelum mengikuti pelatihan.

Selain di BLK, pelatihan dapat digelar di balai desa, kantor pemerintahan, SMK yang memiliki laboratorium, maupun perguruan tinggi yang memiliki fasilitas pendukung.

Setiap peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh dua sertifikat, yakni sertifikat pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Selain itu, peserta juga akan diarahkan mengikuti bursa kerja yang diselenggarakan Disnakertrans maupun layanan daring melalui Karirhub Kementerian Ketenagakerjaan.

Seluruh peserta akan didaftarkan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) pada akun Siap Kerja, supaya memiliki akses terhadap informasi lowongan pekerjaan di berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemkab Berau, masyarakat memiliki kompetensi yang lebih baik sehingga lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang layak maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri,” pungkasnya. (aja/arp) 

Editor : Nurismi
pelatihan vokasi BLK Berau pemkab berau