Bangun Mental Juara Sejak Dini, Pemkab Berau Genjot Pembinaan Atlet Taekwondo Usia Muda

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 08:45 WIB
DILEPAS: Para atlet saat berfoto bersama Wakil Bupati Berau Gamalis saat dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Taekwondo Bupati Malinau Cup VI di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. (PEMKAB BERAU UNTUK BERAU POST)
DILEPAS: Para atlet saat berfoto bersama Wakil Bupati Berau Gamalis saat dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Taekwondo Bupati Malinau Cup VI di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. (PEMKAB BERAU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun prestasi olahraga melalui pembinaan atlet sejak usia dini. 

Komitmen tersebut kembali diwujudkan dengan melepas 59 atlet muda Hosber Taekwondo Club untuk berlaga pada Kejuaraan Taekwondo Bupati Malinau Cup VI di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Prosesi pelepasan dipimpin Wakil Bupati Berau, Gamalis di Tribun GOR Pemuda Tanjung Redeb, Jumat (24/7). 

Para atlet yang didominasi anak-anak hingga remaja itu akan didampingi tujuh pelatih selama mengikuti kejuaraan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026.

Sebanyak 59 atlet yang diberangkatkan berasal dari berbagai kategori, mulai pra taruna, taruna hingga junior, dengan rentang usia sekitar 4 sampai 16 tahun. 

Keikutsertaan mereka bukan sekadar mengejar medali, melainkan menjadi bagian dari proses pembinaan berjenjang guna melahirkan atlet-atlet taekwondo Berau yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan, pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini. Semakin cepat seorang atlet dikenalkan dengan atmosfer kompetisi, semakin besar peluang mereka untuk berkembang, baik dari sisi teknik, mental, maupun karakter. 

“Hasil pertandingan memang penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kalian menjaga disiplin, sportivitas, dan karakter sebagai seorang atlet,”ujarnya.

“Jangan pernah takut menghadapi lawan. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar, sementara kemenangan adalah buah dari kerja keras yang telah kalian lakukan," sambung Gamalis.

Ia menilai, pengalaman bertanding merupakan bagian penting dalam membentuk mental juara. Setiap lawan yang dihadapi akan menjadi guru yang mengajarkan keberanian, ketangguhan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tekanan di arena pertandingan. 

"Jangan pernah gentar menghadapi siapa pun. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, hormati lawan, hormati wasit, dan junjung tinggi nama baik Kabupaten Berau,” pintanya. 

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dalam turnen itu akan menjadi bekal para atlet untuk menghadapi kejuaraan yang lebih besar di masa depan.

Gamalis menambahkan, keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih. Melainkan pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah merupakan fondasi utama yang harus ditanamkan sejak usia muda. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelatih dan orang tua yang selama ini terus mendampingi proses latihan para atlet. Pasalnya, lahirnya atlet berprestasi tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara klub, keluarga, dan pemerintah. 

"Sinergi inilah yang menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Berau," ungkapnya.(aky/adv/arp) 

Editor : Nurismi
atlet taekwondo Bupati Malinau Cup VI prestasi