BERAU POST – Upaya memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Berau melalui UPT SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Salah satunya dengan menggelar sosialisasi program desa binaan pendidikan Kesetaraan di tiga kampung di Kecamatan Bidukbiduk, yakni Kampung Bidukbiduk, Kampung Giring-Giring, dan Kampung Teluk Sulaiman.
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat. Khususnya bagi warga yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.
Melalui program tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengikuti Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C secara gratis, sebagai alternatif memperoleh ijazah yang setara dengan jenjang pendidikan formal.
Program pendidikan kesetaraan juga merupakan salah satu langkah strategis menekan angka anak tidak sekolah, sekaligus membuka kesempatan belajar bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Dalam pelaksanaan sosialisasi, SKB tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan kesetaraan.
Tetapi, juga menyampaikan secara rinci persyaratan pendaftaran, jadwal pembelajaran, hingga mekanisme pelaksanaan Program Paket A, Paket B, dan Paket C.
Informasi tersebut disampaikan secara langsung kepada masyarakat, agar mereka memperoleh gambaran yang jelas mengenai proses belajar yang akan dijalani apabila bergabung dalam program tersebut.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan pendataan awal terhadap calon peserta didik usia sekolah yang belum bersekolah maupun yang terpaksa putus sekolah.
“Pendataan ini menjadi langkah penting untuk memastikan program dapat menjangkau sasaran secara tepat, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kampung,” katanya.
Tidak kalah penting, kegiatan ini juga mendorong pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Kampung.
Keberadaan Pokja diharapkan menjadi mitra strategis SKB dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, mulai dari proses pendataan, sosialisasi, hingga pendampingan peserta didik selama mengikuti pembelajaran.
“Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan program dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan di wilayah pesisir Kecamatan Biduk-Biduk,” terangnya.
Antusiasme masyarakat yang mengikuti sosialisasi menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya pendidikan sebagai bekal meningkatkan kualitas hidup.
Dengan hadirnya Program Desa Binaan Pendidikan Kesetaraan, diharapkan semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala usia maupun kondisi ekonomi.
Disdik Berau juga akan terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas.
“Program pendidikan kesetaraan bukan sekadar memberikan kesempatan memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang lebih unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tutupnya. (aja/adv/arp)
Editor : Nurismi