Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Bentuk Karakter Anak, Bupati Sri Juniarsih Terbitkan Edaran Wajibkan Gerakan Ayah Hadir

Nurismi • Selasa, 14 Juli 2026 | 07:30 WIB
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)

BERAU POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong penguatan ketahanan keluarga melalui peningkatan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.

Komitmen ini diwujudkan dengan diterbitkannya Surat Edaran Bupati Berau Nomor 470/394/DPPKBPPPA tentang Gerakan Ayah Hadir, Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (Gemar), Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas), dan Gerakan Nyata 1 Jamku Tanpa Gadget.

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, surat edaran tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dalam membangun lingkungan keluarga yang lebih harmonis.

Melalui berbagai gerakan itu, para ayah diharapkan tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir secara aktif dalam proses tumbuh kembang anak.

“Peran ayah sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak,” ujarnya.

Sri Juniarsih menjelaskan, Gerakan Ayah Hadir mengajak para ayah untuk menyediakan waktu yang berkualitas bersama anak di tengah kesibukan sehari-hari.

Kehadiran tersebut diwujudkan melalui komunikasi yang hangat, pendampingan saat belajar, hingga menjadi teladan dalam kehidupan keluarga.

Sementara itu, Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (Gemar) bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.

Dengan hadir secara langsung saat pembagian rapor, ayah diharapkan dapat mengetahui perkembangan akademik maupun karakter anak serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak sekolah.

Adapun Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas) menjadi simbol dukungan moral kepada anak ketika memulai tahun ajaran baru.

Kehadiran ayah pada momen tersebut mampu memberikan rasa percaya diri sekaligus memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Selain itu, pemerintah daerah juga menginisiasi Gerakan Nyata 1 Jamku Tanpa Gadget. Melalui gerakan ini, keluarga diajak menyisihkan sedikitnya satu jam setiap hari tanpa penggunaan telepon genggam maupun perangkat elektronik lainnya agar waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi secara langsung.

“Kebersamaan dalam keluarga harus menjadi prioritas di tengah perkembangan teknologi,” katanya.

Sri Juniarsih berharap surat edaran tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, satuan pendidikan, hingga masyarakat dalam menumbuhkan budaya pengasuhan yang lebih baik.

Sebab, keterlibatan ayah secara aktif akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan mental anak.

Ia juga mengajak seluruh ayah di Kabupaten Berau untuk meluangkan waktu mendengarkan, mendampingi, dan memberikan perhatian kepada anak-anak.

“Dengan kehadiran yang konsisten, keluarga akan semakin kuat, sementara anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, perhatian, dan teladan positif,” pungkasnya. (sen/arp) 

 

Editor : Nurismi
Penman Berau Gerakan Ayah Hadir