Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

DLHK Berau: Perubahan Iklim Sudah di Depan Mata, Mari Perkuat Kolaborasi Jaga Lingkungan

Nurismi • Jumat, 12 Juni 2026 | 07:20 WIB
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari. (IZZA/BP)
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari. (IZZA/BP)
BERAU POST – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terus berupaya melakukan perlindungan terhadap lingkungan yang ada di Berau. Namun hal itu harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari menyebut, perubahan iklim yang terjadi di Indonesia telah berdampak luas, tidak hanya pada kenaikan suhu global, tetapi juga memicu berbagai persoalan lingkungan seperti cuaca ekstrem, kekeringan, banjir, hingga kebakaran hutan dan lahan yang kian sering terjadi di sejumlah wilayah.
Daerah tentunya memiliki peran strategis dalam mendukung target nasional tentang penurunan emisi gas rumah kaca. Melalui penguatan program pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkelanjutan.
“Perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, tetapi sudah kita rasakan saat ini. Karena itu, upaya menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat perlindungan kawasan hijau serta meningkatkan tutupan vegetasi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Ruang terbuka hijau dinilai penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi suhu lingkungan, serta meningkatkan daya serap air.
Selain itu, DLHK Berau terus mendorong program penghijauan dan rehabilitasi lingkungan yang melibatkan masyarakat, sekolah, serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial lingkungan.
“Semakin banyak pohon yang ditanam dan dijaga, semakin besar kontribusi kita dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Ini menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” katanya.
Kabupaten Berau yang memiliki kekayaan hutan tropis dan keanekaragaman hayati tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, baik di tingkat lokal maupun global.
Tapi hal itu juga disebutnya membutuhkan kesadaran masyarakat, mulai dari penghematan energi, pengurangan limbah, hingga menjaga kawasan hutan dan pesisir.
Dirinya berharap, isu perubahan iklim dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif terlibat dalam berbagai program lingkungan yang telah dan akan terus dijalankan.
“Pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan seiring demi kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya.(aja/adv/arp) 
Editor : Nurismi
#cuaca ekstrem #DLHK Berau