Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Libur Panjang Destinasi Wisata Berau Ramai, Wabup Gamalis Sidak Dermaga Sanggam

Nurismi • Jumat, 29 Mei 2026 | 10:25 WIB
CEK ANGKUTAN AIR: Wakil Bupati Berau Gamalis melakukan pengecekan angkutan air di Dermaga Wisata Sanggam beberapa waktu lalu jelang momen liburan. (SENO/BP)
CEK ANGKUTAN AIR: Wakil Bupati Berau Gamalis melakukan pengecekan angkutan air di Dermaga Wisata Sanggam beberapa waktu lalu jelang momen liburan. (SENO/BP)

BERAU POST – Kesiapan layanan transportasi laut selama masa libur panjang di Dermaga Sanggam menjadi perhatian Wakil Bupati Berau, Gamalis.

Ia meninjau langsung Dermaga Sanggam untuk memastikan pelayanan transportasi dari Tanjung Redeb menuju Maratua, Tanjung Batu, Derawan hingga Tarakan berjalan lancar dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan serta laporan dari pelaku usaha transportasi dan Dinas Perhubungan, kondisi pelayanan transportasi laut sejauh ini berjalan cukup baik.

Situasi tersebut pun diharapkan dapat terus terjaga sepanjang masa libur panjang yang diperkirakan berlangsung hampir sepekan. “Kami melihat kondisinya baik,” katanya.

Ia menerangkan, peningkatan mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata merupakan hal yang wajar, terutama saat musim libur.

Karena itu, kesiapan armada dan pengaturan aktivitas di dermaga menjadi perhatian penting agar pelayanan tetap nyaman dan tertib.

“Masa libur cukup panjang dan destinasi wisata akan ramai,” jelasnya.

Meski begitu, Gamalis menyoroti masih bercampurnya angkutan penumpang dengan barang di dalam speedboat reguler.

Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama, karena volume barang bawaan wisatawan kini semakin besar, terutama wisatawan luar daerah maupun mancanegara.

“Ada wisatawan membawa tas besar hingga tiga buah,” ungkapnya.

Selain barang bawaan umum, perlengkapan wisata bahari seperti alat diving juga dinilai menambah kapasitas muatan speedboat.

Karena itu, ke depan pemerintah akan mempertimbangkan pengaturan yang lebih baik terkait pemisahan angkutan orang dan barang.

Saat ini terdapat sekitar 29 armada speedboat yang melayani rute kepulauan, dengan sebagian armada telah menggunakan dua mesin. “Kalau memungkinkan satu speedboat menggunakan dua engine,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan dua mesin sangat penting terutama untuk rute menuju Maratua yang melintasi laut lepas, sehingga tetap ada cadangan apabila terjadi gangguan mesin di perjalanan.

Ia turut mengingatkan pentingnya penggunaan jaket keselamatan, pembatasan jumlah penumpang dan barang sesuai kapasitas, serta menjaga kebersihan kawasan dermaga sebagai pintu masuk wisatawan ke Berau. “Kebersihan juga harus dijaga,” pungkasnya. (sen/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
#Dermaga Sanggam #sidak