Target 425 Hektare Tuntas 100 Persen, TNI dan Pemkab Berau Gelar Tanam Padi Serentak di Labanan Jaya

Nurismi • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 12:15 WIB
CETAK SAWAH: Tanam perdana program cetak sawah rakyat seluas 425 hektare dalam mendukung produksi beras lokal dan ketahanan pangan. (SENO/BP)
CETAK SAWAH: Tanam perdana program cetak sawah rakyat seluas 425 hektare dalam mendukung produksi beras lokal dan ketahanan pangan. (SENO/BP)

BERAU POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan TNI melaksanakan kegiatan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlokasi di Sentra Padi Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (9/4). 
Komandan Kodim 0902 Berau, Kolonel Inf Wirahady Harahap menjelaskan, pelaksanaan tanam padi ini merupakan lanjutan dari program cetak sawah yang telah dikerjakan sejak November tahun lalu.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan Kementerian Pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTHP) Berau.“Sebelum menanam ini, kami sudah bekerja sama dengan Kementan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, target luasan cetak sawah di Berau mencapai 425 hektare dan telah selesai dikerjakan pada Maret lalu.
Lahan tersebut tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Kampung Buyung-Buyung seluas 70 hektare, Merancang Ulu sekitar 30 hektare, serta Labanan Jaya seluas 16 hektare. “Targetnya 425 hektare sudah selesai pada Maret,” katanya.
Menurutnya, proses pengerjaan cetak sawah membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dengan berbagai tantangan di lapangan, termasuk kondisi lahan yang harus disesuaikan dengan sistem pengairan setempat. “Kami harus menyesuaikan dengan kondisi air,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan alat berat menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan pengerjaan lahan, terutama di wilayah dengan kondisi medan yang cukup berat. “Medan yang berat harus dioptimalkan alat berat,” ucapnya.
Wirahady juga menilai keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan masyarakat, khususnya di wilayah Buyung-Buyung yang memiliki tradisi bertani cukup kuat.
Tingginya minat masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan realisasi program cetak sawah. “Minat masyarakat tinggi, itu sangat membantu,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis menyampaikan dari total 425 hektare lahan yang telah dicetak, sebagian besar berada di wilayah Buyung-Buyung.
Sekaligus memastikan program ini akan terus berlanjut dengan penambahan luasan lahan pada tahun ini. “Yang terbesar memang di Buyung-Buyung,” ujarnya.
Gamalis juga menegaskan lahan yang telah dicetak akan diserahkan kepada para petani untuk dikelola secara optimal. Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung. “Potensi kita besar di padi dan jagung,” katanya.
Ia juga menyebutkan capaian program cetak sawah di Berau telah mencapai 100 persen sesuai target yang ditetapkan. Selain itu, kualitas lahan dinilai cukup baik dibandingkan dengan beberapa wilayah lain di Kalimantan. “Kami sudah laksanakan 100 persen,” tegasnya
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap produksi beras di Kabupaten Berau dapat meningkat secara signifikan dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di masa mendatang. “Kami harap hasilnya bisa optimal,” tutupnya.(sen/arp) 

 

Editor : Nurismi
KODIM 0902 cetak sawah kolaborasi pemkab berau