Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bukan Sekadar Seragam, Siswa SLTA di Berau Juga Dapat Tas hingga Sepatu Gratis dari Program Gratispol

Beraupost • Kamis, 5 Februari 2026 | 09:30 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur Wilayah VI Berau, Ahmadong. (SENO/BP)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur Wilayah VI Berau, Ahmadong. (SENO/BP)

BERAU POST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui program Gratispol terus merealisasikan penyaluran bantuan pendidikan berupa seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Di Kabupaten Berau, penyaluran tahap awal telah dilakukan sejak akhir 2025 dan kini memasuki tahap pendataan ulang untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Wilayah VI Berau, Ahmadong menyampaikan, pada penyaluran pertama tahun 2025 lalu, bantuan seragam gratis telah diberikan kepada sekitar 4.000 siswa SLTA.

Penyaluran tersebut mencakup siswa yang telah terdata pada tahap awal program Gratispol.

“Sudah tersalurkan untuk jenjang SLTA sekitar 4.000-an pada akhir tahun 2025,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan ulang terhadap calon penerima, khususnya untuk siswa kelas XI dan XII yang sebelumnya belum terakomodasi.

Pendataan ini dinilai penting untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.

“Perlu pendataan ulang untuk penerima yang belum dapat, khususnya kelas 11 dan 12,” katanya.

Ahmadong menjelaskan, proses pendataan juga mencakup pencocokan berita acara penerimaan barang serta pakta integritas.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kekeliruan data, termasuk bagi siswa baru maupun siswa pindahan.

“Kami pastikan datanya, apakah ada yang baru masuk atau pindah, termasuk jumlah ukuran siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran Disdikbud Wilayah VI Berau lebih pada penyediaan dan verifikasi data, sementara pencocokan lapangan dilakukan agar bantuan benar-benar sesuai kebutuhan.

“Kami ini hanya memberikan data agar bisa dicocokkan dengan kondisi di lapangan,” terangnya.

Untuk penyaluran lanjutan pada 2026 ini, bantuan tidak hanya menyasar siswa kelas X, tetapi juga mencakup kelas XI dan XII.

Namun demikian, setiap siswa hanya menerima bantuan seragam gratis satu kali selama masa sekolah.

“Tidak hanya kelas 10, tetapi juga 11 dan 12, mereka selama sekolah mendapatkan satu kali saja,” ucapnya.

Bantuan yang disalurkan dalam program Gratispol ini cukup lengkap, meliputi seragam sekolah, tas, sepatu, topi, hingga dasi.

Menurut Ahmadong, bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa agar lebih semangat dalam menempuh pendidikan.

“Ada seragam, tas, sepatu, topi, dasi untuk memotivasi semangat belajar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, program ini diproyeksikan menjangkau lebih dari 4.000 siswa SLTA di Berau.

Cakupan bantuan meliputi seluruh SMA, SMK, madrasah, serta SLB, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di 34 sekolah. Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur. (sen/arp)

 

Editor : Nurismi
#bantuan pendidikan #program #gratispol