PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah preventif untuk mengurangi tumpukan sampah di areal permukiman. Yakni dengan memperbanyak armada roda tiga untuk menjangkau permukiman warga di seluruh kecamatan. Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana, mengatakan selama ini masyarakat telah dibiasakan agar membuang sampah pada waktu tertentu.
Misalnya melalui imbauan membuang sampah mulai pukul 18.00 Wita sampai 06.00 Wita. Harapannya agar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pinggir jalan dan area pemukiman tampak lebih asri, pada siang hari.
Sementara itu, tim lapangan DLH Kabupaten PPU yang bekerja mengurai persoalan sampah Benuo Taka pada malam hari hingga menjelang subuh. Namun rupanya tingkat kesadaran masyarakat masih memerlukan dorongan. Selain dari pada memberikan edukasi secara terus menerus, kini DLH turut berupaya memperbanyak jumlah armada roda tiga.
"Banyak juga permintaan dari pihak kelurahan dan desa untuk mengadakan kendaraan roda tiga," ujar Safwana, belum lama ini.
Berdasarkan informasi yang dia terima, kendaraan roda tiga cukup diperlukan oleh masyarakat di desa untuk memaksimalkan bank sampah unit yang tersebar di seluruh kelurahan dan desa. "Jadi melalui kendaraan roda tiga itu mengambil sampah dari sumbernya dan nanti dipilah di bank sampah unit," ucapnya.
Menurutnya armada roda tiga memang cukup efektif, khususnya membantu bank sampah unit di kelurahan dan desa. Armada tersebut juga menjadi sarana promosi yang baik agar masyarakat terbiasa untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pengelolaan sampah yang baik dan benar. Apa lagi ditunjang dengan adanya bank sampah unit yang membuat masyarakat lebih terpacu untuk memilah sampahnya dan memiliki nilai ekonomi.
"Saya rasa selain truk sampah, memang yang perlu diusulkan adalah kendaraan roda tiga," imbuhnya. (adv/ppu/udi)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi