Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Diskan PPU Upayakan Solusi Bibit Kepiting Berkualitas

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 9 Oktober 2024 | 11:45 WIB
Dinas Perikanan PPU terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas komodtas kepiting. Salah satunya mencari solusi kebutuhan benih yang berkualitas. (Foto: Falahi Mubarok)
Dinas Perikanan PPU terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas komodtas kepiting. Salah satunya mencari solusi kebutuhan benih yang berkualitas. (Foto: Falahi Mubarok)

PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas komoditas kepiting. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mencari solusi terkait kebutuhan benih atau bibit kepiting berkualitas, yang dapat dikembangkan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di PPU. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan hasil budidaya serta memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Diskan Kabupaten PPU, Musakkar, mengungkapkan bahwa selama ini benih kepiting yang digunakan oleh para pembudidaya lokal, masih mengandalkan sumber dari alam. Namun, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, penting untuk mengembangkan pembenihan dan pembibitan yang lebih terencana. Ia menyebutkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil melakukan hal serupa di daerah Jepara, Jawa Tengah, dan ini bisa menjadi model yang baik untuk diadaptasi di PPU.

“Ini memang menjadi tantangan bagi kita, tetapi kami yakin kita bisa melakukan pembenihan dan pembibitan kepiting,” ujar Musakkar saat ditemui bersama Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sujiati, dalam suatu kesempatan di Desa Babulu Laut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pembudidaya untuk menemukan solusi yang tepat dan efektif.

Lebih lanjut, Musakkar menjelaskan bahwa tantangan ini perlu diurai oleh pemerintah daerah, dengan melakukan kajian mendalam untuk memastikan bahwa upaya pembenihan dan pembibitan kepiting dapat berjalan optimal. “Untuk sementara, jika pembudidaya kita menemukan kepiting yang bertelur, mereka akan memeliharanya dengan cara yang lebih sistematis,” jelasnya.

Proses ini melibatkan pemisahan kepiting yang bertelur dari kelompoknya dan menempatkannya di tambak tertentu, hingga telur-telur tersebut menetas menjadi bibit baru yang siap dibudidayakan. Musakkar juga menambahkan bahwa keberhasilan dalam proses pembibitan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi alam, kualitas air, serta pasang-surut laut. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produktivitas kepiting di PPU dapat meningkat, memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat. (adv/ppu/udi)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#Penajam Paser Utara (PPU)