BERAU POST — Rencana pelaksanaan Maratua Musik Festival mendapat tanggapan dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris.
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini menyatakan dukungannya terhadap event musik tersebut, terutama jika mampu mendorong sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua.
“Saya sih ada dengar juga, kalau mereka tidak support lagi untuk event yang sama. Tapi kalau tujuannya meningkatkan kunjungan wisata, ya oke-oke saja kita,” ujarnya, Senin (30/6).
Menurut Gideon, Maratua Musik Festival memiliki peluang untuk berkembang, asalkan disiapkan dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang lebih baik dari kegiatan sebelumnya seperti Maratua Jazz Festival.
“Harapan kita harus lebih baik lagi dari yang sudah ada. Jangan sampai hasilnya sama saja. Maratua Jazz itu bisa jadi barometer,” ucapnya.
Ia menilai perubahan genre musik dari jazz ke format yang lebih luas merupakan langkah yang cukup masuk akal, terutama jika disertai dengan optimisme untuk menghadirkan suasana yang lebih segar dan meriah.
“Pertama dia harus optimistis, harus lebih bagus dari yang sudah ada. Genre yang lebih luas juga bisa lebih menarik banyak kalangan,” katanya.
Lebih lanjut, Gideon juga menyarankan agar event tersebut lebih terbuka secara kelembagaan, serta dapat dikolaborasikan dengan event-event besar lainnya agar memiliki daya tarik yang lebih kuat.
“Alangkah lebih baiknya kalau mereka lebih independen. Bisa juga digabung atau didekatkan waktunya dengan event besar lainnya. Walau tidak bersamaan, tapi kalau bisa bareng akan lebih bagus,” tambahnya.
Dengan cakupan genre dan konsep yang lebih luas, ia menilai Maratua Musik Festival berpotensi menjadi magnet baru dalam kalender pariwisata Berau.
Terlebih, Maratua dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Timur yang kerap menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus mendorong pelaksanaan berbagai event wisata di Bumi Batiwakkal.
Namun, untuk tahun ini, penyelenggaraan Maratua Jazz Festival tidak lagi dibiayai oleh APBD.
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa pelaksanaan Maratua Jazz 2025 diserahkan sepenuhnya kepada pihak vendor secara mandiri.
“Kita ingin event sebanyak-banyaknya di Berau. Untuk itu, Maratua Jazz tahun ini tidak dibiayai pemerintah, melainkan pendanaan mandiri oleh vendor,” jelas Ilyas.
Ia menilai langkah tersebut bisa membuka ruang partisipasi swasta dalam menghidupkan pariwisata daerah.
“Insyaallah nanti, mudah-mudahan lebih bagus dan bisa dinikmati masyarakat,” tambahnya. (sen/hmd)
Editor : Nurismi