Perkuat Koordinasi Keamanan Pelabuhan, Berau Coal Laksanakan Table Top Exercise ISPS Code 

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB
FOTO BERSAMA: PT Berau Coal menggelar Training IMO Model Course 3.24-3.25 And Table Top Exsersice International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code bersama instansi terkait di Hotel Mercure, Rabu (28/10). (SENO/BP)
FOTO BERSAMA: PT Berau Coal menggelar Training IMO Model Course 3.24-3.25 And Table Top Exsersice International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code bersama instansi terkait di Hotel Mercure, Rabu (28/10). (SENO/BP)

BERAU POST – PT Berau Coal menggelar Training IMO Model Course 3.24-3.25 And Table Top Exsersice International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code bersama instansi terkait di Hotel Mercure, Rabu (28/10). Kegiatan ini bertujuan menguji kesiapsiagaan personel, efektivitas prosedur pengamanan, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi ancaman keamanan di fasilitas pelabuhan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, Pos TNI Angkatan Laut Berau, dan Satpolairud Polres Berau yang tergabung dalam Port Security Committee.

PFSO, Shipping Manager dan PJK3L Marine PT Berau Coal, Sandy Santosa, mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari kewajiban fasilitas pelabuhan yang telah memperoleh Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF) dari pemerintah.

Pelaksanaan latihan mengacu pada ISPS Code dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 134 Tahun 2016 tentang Manajemen Keamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan. Regulasi tersebut mengatur pelaksanaan drill paling sedikit sekali dalam tiga bulan serta exercise paling sedikit sekali dalam setahun, dengan jarak antar-exercise tidak lebih dari 18 bulan.

“Exercise ini bertujuan menguji kesiapsiagaan personel keamanan, efektivitas prosedur pengamanan, keandalan komunikasi, serta koordinasi dengan unsur keamanan terkait,” ujarnya.

Sandy menjelaskan, rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi dan penyegaran pemahaman ISPS Code, latihan komunikasi, simulasi melalui metode table top exercise, serta evaluasi bersama.

Menurutnya, hasil evaluasi akan didokumentasikan dan ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan prosedur pengamanan di Fasilitas Pelabuhan Transshipment Point Muara Pantai. Dengan demikian, sistem pengamanan diharapkan semakin efektif dalam merespons ancaman secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Komandan Pos TNI AL Berau, Kapten Laut Alex Hamid Rusli Tawainella diwakili personel yang bertugas, Serda Ikram mengatakan simulasi tersebut membantu menguji sistem komunikasi dan kesiapan koordinasi antarpihak, meskipun pelaksanaannya dilakukan melalui pembahasan skenario.

“Meski dilaksanakan secara table top, alhamdulillah kegiatan ini bisa melatih sistem komunikasi kita,” katanya.

Ia menambahkan, latihan menjadi acuan bagi personel untuk mempersiapkan langkah yang diperlukan apabila menghadapi situasi serupa di lapangan. Setelah pelaksanaan latihan tersebut, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan drill bersih.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, Capt Sukriadi, mengapresiasi konsistensi Berau Coal dalam memenuhi ketentuan keamanan fasilitas pelabuhan.

Menurutnya, perusahaan yang menjalankan kegiatan ekspor perlu mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan ISPS Code. Ia berharap latihan tidak berhenti pada simulasi di dalam ruangan, tetapi juga diterapkan melalui praktik langsung di lapangan.

Kasatpolairud Polres Berau, AKP Musjaya, menilai latihan tersebut penting untuk mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan.

Dalam simulasi, peserta membahas skenario laporan dugaan tindak pidana di perairan yang memerlukan tindak lanjut aparat kepolisian perairan. Informasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan dan memberikan rasa aman kepada pengguna jalur laut.

Musjaya menegaskan, koordinasi antarlembaga perlu diperkuat agar penanganan gangguan keamanan berjalan efektif. Selain patroli dan edukasi kepada masyarakat, keselamatan serta kepatuhan kapal terhadap aturan tetap menjadi perhatian utama dalam aktivitas pelayaran. (sen/***)

Editor : Nurismi
PT Berau Coal