Sempat Dihentikan Akibat Air Asin, Perumda Batiwakkal Kebut Normalisasi Distribusi Air IPA Gurimbang

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:05 WIB
SUDAH NORMAL: IPA Gurimbang sudah kembali beroperasi pada Senin (25/8) sore. (PERUMDA BATIWAKKAL)
SUDAH NORMAL: IPA Gurimbang sudah kembali beroperasi pada Senin (25/8) sore. (PERUMDA BATIWAKKAL)

BERAU POST – Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang milik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau sudah kembali beroperasi pada Senin (25/8) sore.

Setelah sempat dihentikan sementara akibat intrusi air laut, kini tim Perumda fokus mengebut normalisasi distribusi agar pelayanan ke pelanggan segera pulih.

Penghentian sementara dilakukan mulai pukul 14.00 WITA setelah tim mendeteksi kadar garam (TDS) di intake melebihi batas aman saat air pasang. Langkah ini diambil demi memastikan air yang disalurkan tetap sesuai standar dan aman dikonsumsi.

Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemantauan intensif. Begitu air surut dan TDS kembali di bawah 300 ppm, operasional IPA Gurimbang langsung dijalankan kembali.

“Alhamdulillah IPA Gurimbang sudah beroperasi kembali. Saat ini tim kami fokus mempercepat proses normalisasi jaringan agar distribusi ke pelanggan segera merata dan tekanan air kembali normal,” ujar Saipul.

Sebelumnya, penghentian operasional berdampak pada beberapa wilayah yang selama ini dibantu suplai tekanan dari IPA Gurimbang. Wilayah terdampak meliputi Kampung Sukan, Tanjung Perangat, Gurimbang, dan Bangun sebagian arah ke Sambaliung. 

“Kami paham gangguan ini membuat tekanan air melemah di pelanggan. Itu terjadi karena suplai dari IPA Gurimbang berkurang,” tuturnya.

“Sekarang setelah IPA jalan kembali, kami kebut pemerataan distribusi. Mohon kesabaran pelanggan selama proses pemulihan jaringan,” sambungnya.

Saipul menegaskan, penghentian sementara kemarin adalah bentuk komitmen perusahaan untuk tidak menyalurkan air yang tidak layak. “Prioritas kami tetap air yang aman dan berkualitas untuk pelanggan,” tegasnya.

Saat ini tim teknis Perumda Batiwakkal masih terus memantau kondisi air baku di intake. Produksi akan terus berjalan penuh selama TDS berada di bawah 300 ppm.

Untuk mempermudah komunikasi, Perumda Batiwakkal membuka layanan informasi 24 jam melalui Customer Service di nomor 081352603900, 081346320101, dan 081256662622.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan sistem mitigasi agar gangguan serupa bisa diminimalisir,” tuturnya. 

“Ke depan kami juga akan evaluasi intake dan kapasitas tampung air baku. Terima kasih atas dukungan pelanggan untuk bijak menggunakan air selama masa normalisasi ini,” pungkas Saipul. (sos/arp) 

Editor : Nurismi
Perumda Batiwakkal