BERAU POST – Dalam upaya menjaga keandalan sistem pembangkitan dan meningkatkan kesiapan personel menghadapi kondisi gangguan ekstrem, PLN Indonesia Power UBP Berau melaksanakan Simulasi Black Out sebagai bagian dari program pengujian kesiapsiagaan operasional unit pembangkit.
Simulasi ini dirancang untuk mereplikasi kondisi kehilangan tegangan total (total blackout) yang berpotensi terjadi akibat gangguan pada sistem kelistrikan.
Melalui skenario yang telah disusun secara terencana, seluruh personel operasi dan fungsi pendukung diuji kemampuannya dalam melaksanakan prosedur pemulihan sistem secara cepat, tepat, dan sesuai standar operasional yang berlaku.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada respons individu, tetapi juga mengevaluasi efektivitas koordinasi antar fungsi, kecepatan pengambilan keputusan, serta keandalan peralatan pendukung saat proses start-up dan pemulihan unit pasca gangguan.
Setiap tahapan simulasi menjadi sarana untuk mengidentifikasi potensi perbaikan sekaligus memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam kondisi darurat.
Manager PLN Indonesia Power UBP Berau, Ricky Rinaldi menyampaikan bahwa simulasi Black Out merupakan bagian penting dari implementasi manajemen risiko operasional pembangkit.
Melalui latihan berkala, perusahaan dapat memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan gangguan tetap relevan, personel selalu siap, dan sistem pembangkit mampu kembali beroperasi secara aman dalam waktu yang optimal.
Pelaksanaan simulasi ini juga menjadi bentuk komitmen PLN Indonesia Power UBP Berau dalam menerapkan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, profesionalisme, serta keandalan operasi. Dengan kesiapan sumber daya manusia dan sistem yang terus terjaga, UBP Berau berupaya memastikan pasokan listrik kepada masyarakat tetap andal, aman, dan berkelanjutan.
Melalui evaluasi dan peningkatan berkelanjutan dari setiap kegiatan simulasi, PLN Indonesia Power UBP Berau terus memperkuat ketahanan operasional pembangkit guna mendukung kebutuhan energi di wilayah Berau dan sekitarnya.
Editor : Nurismi