Diduga Kelelahan dan Kurang Oksigen, Relawan Karhutla Bulungan Meninggal Saat Operasikan Alkon

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:05 WIB
KORBAN JIWA: Karhutla yang terjadi di Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. (BPBD KALTARA UNTUK HRK)
KORBAN JIWA: Karhutla yang terjadi di Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. (BPBD KALTARA UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Seorang warga Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, meninggal dunia setelah ikut berjibaku dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla selama empat hari empat malam. 

Korban diketahui bernama Juli Pongamba, 53 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat membantu pemadaman karhutla di lahan milik warga di Jalan Trans Desa Sajau Hilir RT 07, Jumat (28/8) sekitar pukul 17.15 Wita. 

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Palas Timur, Aiptu Harwin PS, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian korban sedang berada di lokasi kebakaran bersama sejumlah warga lainnya untuk melakukan pemadaman. 

Salah seorang saksi mata, Lalmut, 59, mengatakan korban sempat keluar menuju mesin pompa air atau alkon untuk menurunkan tekanan air. Saat itu, Lalmut bersama warga lainnya meminta korban menurunkan tekanan mesin. 

Namun, korban tidak memberikan respons. Lalmut kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban. Ia mendapati Juli sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas mesin alkon. 

“Saksi langsung membaringkan korban di bahu saya dan mencoba membangunkan korban sambil berteriak meminta pertolongan. Namun, korban tidak memberikan reaksi,” terangnya, Senin (31/8). 

Warga kemudian meminta bantuan ambulans untuk membawa korban ke Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) Desa Sajau Hilir. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. 

“Jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Selor sebelum kemudian dipulangkan ke rumah duka di Jalan Trans Desa Sajau Hilir RT 07,” ungkapnya. 

Saksi lainnya, Japang, mengaku bersama sejumlah warga masih melakukan pemadaman api di lahan milik warga bernama Lia ketika mendengar teriakan meminta pertolongan.

Japang bersama warga lainnya kemudian mendatangi lokasi dan melihat korban sudah dalam kondisi pingsan di atas mesin alkon. 

“Dari keterangan, kondisi lokasi saat kejadian dipenuhi asap kebakaran. Korban juga disebut telah mengikuti kegiatan pemadaman karhutla selama sekitar empat hari empat malam,” terangnya. 

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas menduga korban mengalami kelelahan dan kekurangan oksigen saat berada di lokasi pemadaman.

Pada pemeriksaan kondisi tubuh, ditemukan bagian wajah, badan, serta ujung tangan dan kaki korban dalam keadaan menghitam. 

“Kondisi tersebut terjadi dalam konteks lokasi yang dipenuhi asap kebakaran. Penyebab pasti kematian korban tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis,” ujarnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi
relawan Karhutla meninggal dunia BPBD Kaltara kelelahan